IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Ratusan Bayi di Kota Mojokerto Terserang ISPA

Avatar of Jurnalis : Erix - Editor : Yunan
Penyakit ISPA menyerang warga Kota Mojokerto, warga diimbau pakai masker. (Erik/KabarTerdepan.com)
Penyakit ISPA menyerang warga Kota Mojokerto, warga diimbau pakai masker. (Erik/KabarTerdepan.com)

Kota Mojokerto, KabarTerdepan.com – Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) paling banyak menyerang warga Kota Mojokerto dalam sebulan terakhir ini. Bahkan ada ratusan bayi di Kota Mojokerto yang terserang ISPA. Hal ini disebabkan cuaca ekstrem di musim kemarau yang menjadi salah satu pemicunya.

Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Mojokerto mencatat, ada sekitar 800 kasus ISPA yang ditangani di seluruh Puskesmas se-Kota Mojokerto selama Agustus 2023.

Responsive Images

“Iya memang di bulan Agustus ada peningkatan. sampai di pertengahan September bulan ini ada peningkatan kasus ISPA di Kota Mojokerto tapi tidak signifikan,” ucap Kepala Dinkes PPKB Kota Mojokerto dr Farida Mariana kepada wartawan kabarterdepan.com saat ditemui, Rabu (20/09/2023).

Gejala ISPA sendiri biasanya diawali nyeri sinus, berkurangnya kemampuan penciuman, penyumbatan, bersin atau tetesan di belakang hidung, hingga seluruh tubuh demam atau kelelahan.

Selain itu penyakit ISPA biasanya disertai dengan pernapasan sesak atau sinusitis, ucapan serak, tenggorokan iritasi, amandel atau pegal, batuk, dahak, pembengkakan kelenjar getah bening, dan peradangan telinga atau sakit kepala.

Dijelaskan dr Farida, dari 800 kasus ISPA di Kota Mojokerto, ada 159 kasus diantaranya dialami bayi berusia 0-4 Tahun. Selebihnya menyerang anak usia 5-14 Tahun (194 kasus). Dewasa 15-44 Tahun (146 kasus). Selebihnya dialami Lansia.

ISPA sendiri secara umum dikarenakan infeksi virus atau bakteri. Namun teriknya cuaca di musim kemarau saat ini juga semakin menambah jumlah warga Kota Mojokerto yang terjangkit.

“Karena memang adanya perubahan iklim atau iklim yang ekstrem ini kan daya tahan tubuh menurun. Ya jadi gampang banget terkena ISPA. Dalam sebulan terakhir jumlah kasus ISPA mengalami peningkatan,” tambah Farida.

Untuk mengantisipasinya, Kepala Dinkes PPKB Kota Mojokerto menyarankan masyarakat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Ya harus diimbangi dengan olahraga, pola makan sehat, istirahat cukup, serta harus banyak minum air putih. Selain itu pencegahan juga bisa dilakukan dengan memakai masker,” pungkasnya. (Erik)


Eksplorasi konten lain dari Kabar Terdepan

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

Tinggalkan komentar