Ratusan Anak Terjangkit Virus Gondongan di Banyuwangi, Berikut Cara Pencegahannya

Avatar of Redaksi
IMG 20241018 WA0065
Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Amir Hidayat. (Fitri Anggiawati/kabarterdepan.com)

Banyuwangi, kabarterdepan.com – Virus gondongan atau mumps merebak di Banyuwangi dan mengalami peningkatan cukup signifikan beberapa waktu belakangan, bahkan telah menjangkiti ratusan pasien yang didominasi anak-anak.

“Total di seluruh kabupaten Banyuwangi ada 554 anak yang terjangkit mumps,” ujar Plt. Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat, Jumat (18/10/2024).

Lanjutnya, tren peningkatan kasus gondongan telah dimulai sejak pertengahan September dan masih terus berlangsung hingga saat ini yang disebabkan oleh infeksi virus dan biasanya menyerang kelenjar air liur atau kelenjar parotis

Virus tersebut mudah menular dan sangat rentan menyerang anak-anak usia 2 hingga 12 tahun yang ditandai dengan pembengkakan di area leher disertai rasa nyeri hingga memicu demam.

Virus tersebut juga dapat menular lewat droplet seperti melalui tetesan air dari hidung dan mulut, misalnya saat bersin bersin, serta menyebar melalui kontak langsung dengan barang-barang yang terkena ludah yang terinfeksi.

“Ini adalah penyakit menular meskipun vatalitasnya rendah, bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu seminggu hingga dua minggu,” terang Amir.

Namun demikian, untuk mengantisipasi meningkatnya kasus gondongan di Banyuwangi, Djnkes telah memberikan rekomendasi kepada sejumlah sekolah agar anak-anak yang terjangkit gondongan untuk diliburkan sementara hingga dinyatakan sembuh.

Sebagai upaya pencegahan, pihaknya juga mengimbau agar orang tua yang anaknya tidak terpapar mumps tetap waspada dengan melakukan langkah preventif, di antaranya membekali anak-anak dengan masker serta hand sanitizer.

“Karena penyebarannya lewat droplet, masker bisa digunakan untuk mencegah penularannya. Tetap jaga kebersihan dan menjaga etika batuk bersin,” tandasnya. (Fitri)

Responsive Images

You cannot copy content of this page