Rapat Evaluasi, KPU Kota Mojokerto Ajak Semua Pihak Beri Saran dan Masukan

Avatar of Andy Yuwono
Rapat Evaluasi KPU Kota Mojokerto, Rabu (16/10/2024) pagi di Ballroom Ayolah Sunrise Mojokerto Hotel, Jalan Benteng Pancasila No 9 Kota Mojokerto (Andy / Kabarterdepan.com)
Rapat Evaluasi KPU Kota Mojokerto, Rabu (16/10/2024) pagi di Ballroom Ayolah Sunrise Mojokerto Hotel, Jalan Benteng Pancasila No 9 Kota Mojokerto (Andy / Kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Rapat evvaluasi, KPU Kota Mojokerto mengharapkan saran dan masukan dari masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Divisi Hukum dan Pengawasan, KPU Kota Mojokerto, Suwaji, Rabu (16/10/2024) pagi.

Suwaji mengatakan, rapat evaluasi ini sangat penting, agar Pilkada Serentak 2024 bisa berjalan dengan baik, aman dan tertib.

“Kita bersama-sama mengevaluasi tahapan yang sudah berjalan. Harapan kami ada saran dan masukan yang tentu saja sangat baik untuk kemajuan yang akan datang,” tutur Suwaji di Ballroom Ayola Sunrise Mojokerto Hotel lantai 3, Jalan Benteng Pancasila No 9 Kota Mojokerto.

Lebih lanjut, Suwaji mengungkapkan, dalam tahapan yang sudah dilalui dan berjalan dimungkinkan ada kekurangan sehingga perlu dilakukan perbaikan, oleh karena itu pihaknya membutuhkan saran dan masukan.

“Sehingga, apa yang akan dilakukan KPU Kota Mojokerto di masa mendatang akan lebih baik dan sempurna,” harap Suwaji.

Menurut Suwaji, KPU Kota Mojokerto mengajak semua pihak yang hadir, termasuk anggota Bawaslu, ketua partai politik, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta perwakilan pemuda, mahasiswa, dan juga awak media untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi terkait pelaksanaan pemilu serentak pada tanggal 27 November 2024.

“Ketika kita menjalankan suatu kegiatan tanpa ada evaluasi, tanpa saran dan masukan, mungkin saja tidak akan tahu kekurangannya. Setiap manusia pasti mempunyai kekurangan dan kelebihan, oleh karena itu kita berkumpul di sini untuk saling melengkapi,” tandasnya.

Sementara itu, Divisi Teknis KPU Kota Mojokerto Ulil Abshor mengatakan, rapat evaluasi tahapan pencalonan dan persiapan pemungutan dan penghitungan suara pemilihan serentak 2024 ini mengundang 36 unsur.

“Mulai dari Liaison Officer (LO) parpol, LO pasangan calon (paslon) wali kota – wakil wali kota Mojokerto, tokoh masyarakat, tokoh agama, sejumlah OPD dan juga dengan awak media, PMII, HMI, GMNI, FKUB,” beber Ulil Abshor.

Lebih lanjut, Ulil memaparkan, tahapan pencalonan, mulai dari pendaftaran pasangan calon hingga penelitian persyaratan administrasi.

“Dua paslon wali kota dan wakil wali kota Mojokerto telah mendaftar sesuai periode yang ditetapkan, dengan proses verifikasi dan perbaikan persyaratan telah dilakukan hingga tahap penetapan pasangan calon pada 22 September 2024,” jelas Ulil.

Menurut Ulil, pihaknya juga memperkenalkan aplikasi Si Rekap, sebuah sistem informasi berbasis mobile untuk mempermudah penghitungan suara dan memastikan transparansi di Pilkada 2024.

“Aplikasi ini memungkinkan hasil penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dapat diakses oleh peserta pemilu dan publik melalui portal resmi,” tandasnya.

Sedangkan, Narasumber dari Bawaslu Kota Mojokerto, Ilham menekankan, menjaga kondusifitas wilayah menjelang pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024 menjadi tanggung jawab bersama.

“Segala persiapan tahapan pencalonan harus dilakukan dengan perencanaan yang baik dan evaluasi. KPU Kota Mojokerto dapat melakukan evaluasi dari pemilu serentak maupun pilkada yang sebelumnya, potensi – potensi konflik harus diantisipasi,” harap Ilham.

Terakhir, Kasat Intelkam Polres Mojokerto Kota, AKP Kusnadi mengatakan, Polri telah melakukan upaya langkah-langkah demi keamanan pelaksanaan pilkada serentak 2024.

“Mulai dari memberi keamanan bagi paslon wali kota dan wakil walikota Mojokerto dengan memberi pengawalan pribadi (Walpri) masing – masing calon 4 personel. Termasuk juga menberikan pengamanan terhadap ketua KPU dan Ketua Bawaslu,” pungkasnya.

Responsive Images

You cannot copy content of this page