
Yogyakarta, kabarterdepan.com- Ramainya kasus pertamax oplosan berdampak hingga para penjual bensin di warung-warung yang menjual bensin.
Salah satu penjual bensin Pertamini di Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Eka menyampaikan jika sudah dua hari terakhir tidak mendapatkan kiriman.
“Dari sore kemarin udah nggak dapat kiriman,” katanya saat diwawancarai Kabarterdepan.com, Sabtu (1/3/2025).
Dirinya menyampaikan biasanya dalam setiap hari selalu mendapatkan kiriman bensin dari pemasok sejumlah 60 liter.
Sebelum kasus pengoplosan yang terungkap ke publik akhir-akhir ini, Ia mengaku sempat curiga suplai bensin yang ia terima mengalami perubahan, baik dari warna maupun bau mulai awal tahun.
“Dari kemarin udah curiga, yang mengirim saya tanya juga nggak tahu juga. Biasanya warnanya ijo muda gitu pas datang lagi warnanya udah ijo pekat, baunya juga nyengit (menyengat), nggak enak pokoknya,” katanya.
Dirinya mengaku bingung dengan situasi yang terjadi terkait masalah distribusi bensin yang mengalami kendala.
Dengan terhentinya pasokan pertalite ke warungnya, ia mengaku waspada dan berhati-hati untuk mengganti dengan Pertamax
Eka berharap masalah pengoplosan Pertalite dan Pertamax yang sedang ramai ini bisa selesai.
“Kita jadi nggak back up Pertamax. Kalau Pertamax pembeli mengira kualitasnya sama saja, karena mereka berpikir sudah dioplos,” katanya. (Hadid Husaini)
