
Banyuwangi, kabarterdepan.com – DPC Demokrat Banyuwangi meminta pendukung yang kalah di Pilkada Banyuwangi untuk legowo, belajar dari wilayah tetangga, Kabupaten Situbondo.
“Contohlah Situbondo, real count kalah langsung mengakui,” kata Ketua DPC Demokrat Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, Senin, (2/12/2024).
Michael mengungkapkan hal tersebut usai ramainya baliho yang berisikan ungkapan kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 2, Ali Makki Zaini-Ali Ruchi yang kalah berdasarkan hasil hitung cepat.
“Kita minta baliho Ali-Ali diturunkan karena tidak ada dasar. Sementara kami jika ada ucapan selamat karena ada dasarnya,” tutur Michael.
Michael juga menduga bahwa pemasangan baliho-baliho tersebut hanya untuk provokasi, sehingga membuat masyarakat Banyuwangi yang damai usai Pilkada menjadi tidak tenang.
“Tujuan pribadi, jangan membuat provokasi. Banyuwangi sudah baik,” kata Michael.
Ditambahkan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Banyuwangi, Suwito bahwa terdapat isu yang mengatakan bahwa pemasang baliho masih berkaitan dengan partainya, Suwito membantah.
“Saya tegaskan, oknum tersebut bukan anggota partai gerindra,” ujar Suwito.
Dia beralasan, jika oknum yang membuat gaduh tersebut mengaku-ngaku berasal dari Partai Gerindra, dia menuturkan bahwa partainya tegak lurus dengan perintah pimpinan untuk mendukung Ipuk-Mujiono.
“Dia bukan orang Partai Gerindra, tapi yang saya tahu dia orangnya Sumail Center,” tandas Suwito. (Fitri)
