
Teknologi, Kabarterdepan.com – Prosesor seluler generasi berikutnya dari Qualcomm yakni Snapdragon 8 Elite, dijadwalkan akan diluncurkan pada tanggal 21 Oktober. Dan tampaknya prosesor ini akan menjadi awal dari serangkaian peluncuran ponsel unggulan pada minggu berikutnya.
Ponsel Snapdragon 8 Elite akan segera hadir di pasaran
Menurut bocoran dari informan Weibo terkemuka Experience More, peluncuran tersebut akan diikuti oleh serangkaian peluncuran ponsel yang menampilkan chip baru tersebut.
OEM seperti Xiaomi, OnePlus, iQOO, dan Honor semuanya diharapkan untuk meluncurkan pesaing mereka antara tanggal 28 Oktober dan 31 Oktober.
Meskipun belum jelas merek mana yang akan menjadi yang pertama, Experience More mengisyaratkan bahwa Xiaomi mungkin memimpin dengan seri Xiaomi 15-nya.
Namun, informan tersebut mengatakan Xiaomi “tidak terburu-buru untuk melakukan pemanasan”, jadi teaser resminya mungkin akan membutuhkan waktu lebih lama untuk muncul.
Setelah Xiaomi, iQOO dapat meluncurkan iQOO 13, diikuti oleh OnePlus 13. Seri Honor Magic 7 juga diharapkan akan memulai debutnya sekitar tanggal yang sama.
Bagi mereka yang bersedia menunggu sedikit lebih lama, flagship GT 7 Pro dari Realme dikabarkan akan diluncurkan pada bulan November.
Digital Chat Station, pembocor Weibo lain yang disegani, menguatkan kerangka waktu Experience More yang menunjukkan jendela peluncuran serupa pada tanggal 28 Oktober hingga 30 Oktober untuk ponsel Snapdragon 8 Elite.
Bukan hanya Snapdragon
Meskipun kami belum mendapatkan konfirmasi resmi mengenai peluncuran ponsel Snapdragon 8 Elite, Vivo dan Oppo telah mengonfirmasi bahwa perangkat andalan mereka yang menampilkan MediaTek Dimensity 9400 akan diluncurkan bulan ini.
Vivo akan merilis seri X200 pada tanggal 14 Oktober dan Oppo akan menyusul dengan seri Find X8 pada tanggal 24 Oktober. Hal ini memberikan keunggulan awal bagi ponsel unggulan yang menggunakan Dimensity dalam hal peluncuran dan penjualan.
Sayangnya, perangkat ini tidak akan mencapai pasar global hingga akhir tahun 2024, atau mungkin awal tahun 2025, yang berarti pengguna global masih harus menunggu setidaknya beberapa bulan mendatang. (*)
