Puluhan Rumah di Sampang Terdampak Banjir, Warga Diminta Waspada

Avatar of Redaksi

IMG 20250820 WA0080
DPMD Sampang memantau lokasi banjir (fais/kabarterdepan.com)

Sampang, kabarterdepan.com – Sebanyak 105 kepala keluarga (KK) yang tersebar di tiga desa di Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, terdampak banjir pada Rabu (20/8/2025).

Banjir ini disebabkan oleh meluapnya air sungai setelah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur kawasan utara Sampang sejak Selasa (19/8/2025).

​Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, banjir merupakan kiriman air dari dataran tinggi di Kecamatan Tambelangan dan Konang yang mulai menggenangi permukiman warga sekitar pukul 03.00 hingga 04.00 dini hari.

​Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sampang, Candra Rhomadani Amin, merinci wilayah yang terdampak.

“Kondisi banjir saat ini terpantau berangsur surut,” ungkapnya pada Rabu (20/8/2025).

​Desa Margantoko, sebanyak 80 KK terdampak dengan ketinggian air sekitar 30 cm, tersebar di Dusun Gandi (20 KK) dan Dusun Manis (60 KK).

​Desa Majengan, Sebanyak 25 KK terdampak dengan ketinggian air mencapai 45 cm, tersebar di Dusun Tekalong (20 KK) dan Dusun Lembung (5 KK).

Desa ini menjadi yang paling parah karena air hampir memenuhi seluruh area persawahan. ​Desa Panyepen, Sebanyak 45 KK terdampak dengan ketinggian air sekitar 30 cm.

​Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, pihak BPBD tetap mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi banjir susulan. Candra menambahkan bahwa dampak banjir kali ini tidak terlalu signifikan. (Fais)

Responsive Images

You cannot copy content of this page