PSIM Yogyakarta Siap Bersaing di Liga-1, Bakal Diperkuat 8 Pemain Asing

Avatar of Redaksi
IMG 20250611 WA0012
Manajer PSIM Yogyakarta Razzi Taruna saat diwawancarai wartawan di Kepatihan, Danurejan, Kota Yogyakarta, DIY, Selasa (10/6/2025). (Hadid Husaini/kabarterdepan.com) 

Yogyakarta, kabarterdepan.com – PSIM Yogyakarta dipastikan mulai latihan tanggal 23 Juni mendatang sebelum memulai perjalanan mereka mengarungi kompetisi Liga 1.

Hal tersebut disampaikan oleh Manajer PSIM Yogyakarta Razzi Taruna  ia menyebut jika pihaknya telah membicarakan hal hal tersebut bersama dengan pelatih kepala yang baru.

“Kemarin komunikasi dengan pelatih kepala, latihan tanggal 23. Pemain sudah sudah Proses semua siap. Harapanya minggu ini latihan, pemain sudah proses dan sebagian sudah datang ke Yogya,” katanya kepada wartawan di kompek Kepatihan, Danurejan, Kota Yogyakarta, DIY, Selasa (10/6/2025).

PSIM Sendiri pada Liga-1 mendatang telah mempersiapkan berbagai hal, baik mendatangkan pemain maupun pelatih asing.

Razzi sendiri masih enggan menyampaikan sosok pelatih kepala yang ditunjuk. Kendati begitu ia sang juru taktik berasal dari Eropa.

Mengarungi Liga 1, PSIM disebutnya akan diperkuat 30 pemain. Komposisi tersebut terdapat 8 pemain asing, termasuk Rafinha dan Yusaku Yamadera yang dipastikan bertahan.

Punya peran penting dalam membawa PSIM Yogyakarta menjuarai Liga 2 tidak membuat Omid Popalzay bertahan. Pemain tersebut resmi mengakhiri perjalanannya dengan Laskar Mataram.

Razzi  menyampaikan bahwa kedatangan Omid di pertengahan musim Liga-2 musim lalu hingga membawa PSIM Yogyakarta juara merupakan hal yang luar biasa.

Perpisahan PSIM dengan pemain asal Afghanistan tersebut ditengarai karena adanya kebutuhan teknis permaian yang berbeda.

“Berpisah bukan berarti tidak menghargai beliau, dan Omid bisa menerima hal itu,” ujar Razzi.

Usai bertemu dengan Ngarsa Dalem Sri Sultan HB X, bersama dengan Direktur Utama Yuilana Tasno, ia menyampaikan target PSIM untuk bisa bertahan selama mungkin di Liga-1.

“Targetnya bertahan dengan nyaman baik. Ngarsa Dalem bilang musim pertama ga usah muluk muluk, karena ini budaya baru belanja tim lain juga ngeri juga,” katanya.

Kendati begitu PSIM diharapkan tetap bisa bersaing dengan tim-tim lain di Liga-1. (Hadid Husaini)

Responsive Images

You cannot copy content of this page