
Sampang, Kabarterdepan.com – Proyek Revitalisasi UPTD SDN Pengarengan 3 Sampang, dengan nilai anggaran Rp 813.769.234 kini memasuki tahap akhir. Berdasarkan pantauan kabarterdepan.com, progres pembangunan telah mencapai sekitar 90%.
Proyek revitalisasi tersebut mencakup rehabilitasi ruang kelas, rehabilitasi perpustakaan, pembangunan toilet, serta pembangunan ruang UKS. Aktivitas pekerja tampak masih berlangsung untuk menuntaskan sejumlah penyelesaian akhir.
Namun, di balik progres yang nyaris rampung, tim kabarterdepan.com menemukan adanya kendala teknis pada salah satu ruang kelas.
Jendela Kelas SDN Pengarengan 3 Tak Bisa Ditutup
Ketika diwawancarai pada Sabtu (6/12/2025), salah satu pekerja mengungkapkan bahwa jendela kelas tidak bisa ditutup lantaran terhalang sebuah warung atau kontainer box yang berada tepat di belakang bangunan sekolah.
“Ada kendala sedikit, mas. Jendelanya nggak bisa ditutup karena mentok sama warung (kontainer box) di belakang kelas,” ucap seorang pekerja di lokasi.
Ketika ditanya mengapa kontainer tersebut tidak dipindahkan, pekerja tersebut menyatakan bahwa pemiliknya tidak bersedia untuk memindahkannya.

Selain itu, tim juga menemukan bahwa sebagian sisi bangunan yang tidak termasuk dalam paket revitalisasi terlihat mengalami kerusakan cukup parah.
Menurut pekerja, bagian tersebut tidak bisa ikut diperbaiki karena terkait dengan struktur kayu lama bangunan.
“Itu tidak bisa diperbaiki mas. Kena kayunya,” katanya singkat.
Hingga berita ini diterbitkan, kabarterdepan.com masih berupaya menghubungi kepala sekolah maupun pihak yang bertanggung jawab atas proyek revitalisasi tersebut.
Pihak sekolah belum memberikan konfirmasi atau penjelasan terkait temuan di lapangan serta kendala yang disampaikan para pekerja. (Fais)
