Proyek JPO Ikonik di Jalan Tunjungan Molor, Penyelesaian Diundur ke April 2026

jpo
JPO di Jalan Tunjungan yang proses pembangunan mengalami keterlambatan. (Husni Habib/Kabarterdepan.com)

Surabaya, Kabarterdepan.com – Proyek Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Tunjungan, yang rencananya selesai pada akhir tahun 2025 dipastikan mundur dari target awal. Setelah dilakukan evaluasi teknis proyek JPO ini direncanakan baru akan selesai pada April 2026.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan mengatakan mundurnya jadwal penyelesaian JPO di jalan Tunjungan dikarenakan ada beberapa bagian konstruksi yang harus mengalami penyesuaian.

Hal ini dilakukan agar dapat memenuhi standar keamanan dan keselamatan, mengingat Jembatan Penyeberangan Orang ini berada di kawasan ikonik dan ramai di Jalan Tunjungan, Surabaya.

“Yang terpenting, jembatan ini dikerjakan dengan standar keamanan tertinggi. Silakan molor, asal bangunannya aman bagi masyarakat. Kami tidak mau mengorbankan kualitas,” kata Eri, Jumat (12/12/2025).

Dirinya menambahkan saat melakukan evaluasi bersama Pemkot Surabaya dan pihak swasta, ditemukan beberapa titik konstruksi yang harus diperkuat agar memenuhi standar.

Oleh sebab itu demi memenuhi standart fasilitas publik yang kuat dan layak pakai, penyesuaian harus dilakukan agar JPO ini dapat dipakai dalam jangka panjang.

“Ketika ada bagian yang perlu diperbaiki agar lebih aman, tentu butuh waktu tambahan. Itu bagian dari tanggung jawab kita memastikan fasilitas publik tidak dibangun setengah-setengah,” tambahnya.

JPO Tunjungan Diproyeksikan Jadi Ikon Baru Kota

Proyek Jembatan Penyeberangan Orang yang dibangun dari kolaborasi Pemkot Surabaya dan swasta ini rencananya akan dijadikan ikon baru di kawasan legendaris Jalan Tunjungan, Surabaya.

Kehadiran Jembatan Penyeberangan Orang baru ini juga disebut dapat memperkaya konsep placemaking kawasan Tunjungan yang sejak 2021 menjadi etalase wisata kota.

Meski masyarakat harus menunggu lebih lama, Komisi C optimistis bahwa tambahan waktu pembangunan akan menghasilkan Jembatan Penyeberangan Orang yang lebih aman, lebih kuat, dan ramah pengguna.

“Insya Allah, hasil akhirnya akan sepadan dengan waktu yang ditambahkan. Kami akan terus mengawal agar seluruh proses konstruksi berjalan sesuai standar,” pungkasnya.

Responsive Images

You cannot copy content of this page