
Blora, kabarterdepan.com – Papan Informasi proyek pembanguan dapur umum penunjang program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah tuai sorotan publik.
Pasalnya, terdapat kejanggalan dalam tulisan yang tertera dipapan informasi tersebut yang mencatat adanya kegiatan ‘Pembangunan Dapur Gizi PT Karisma Talenta Agung’
Kemudian tulisan yang menunjukan alamat ‘Ngebung’ juga diberikan tanda blok warna merah hingga menutupi tulisan yang menyisakan alamat Kecamatan Cepu Kabupaten Blora.
Lalu, terdapat juga nomor kontrak : 001/SPMK/JATENG/I/2025 dan tanggal dimulai pekerjaan pada 08 Januari 2025 dengan masa pengerjaan selama 5 Minggu. Pelaksana Proyek adalah CV Bithofa Solution.
Ironisnya, di bagian atas juga bertuliskan “Badan Gisi Nasional Deputi Pengadaan Umum”. Dimana di bagian bawah tidak dicantumkan alamat lengkap BGN dan jumlah anggaran juga tidak dicantumkan seperti yang ada pada setiap proyek pemerintah pada umumnya.
Pembangunan Dapur Umum Tidak Diketahui
Pencatutan nama Badan Gizi Nasional (BGN) dalam pembangunan dapur umum tersebut sempat mengagetkan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Blora Artika Diannita
Artika yang juga sebagai petugas BGN di Kabupaten Blora, kepada media menyatakan pihaknya tidak mengetahui adanya pembangunan dapur umum oleh BGN di wilayah Cepu.
“Ini BGN yang mana, Kalo dapur umum (untuk program MBG) pasti kodim dan saya tahu,” singkatnya Kamis (30/1/2025).
Sementara terkait pengamatan sehingga ada pencatutan nama BGN, kepada media Artika mengaku, tidak mengetahui bangunan tersebut berasal dari mana dan dibangun oleh siapa.
“Ya ngga tau dari mana (pencatutan nama BGN),” ujarnya.
Disisi lain, Komandan Kodim (Dandim) 0721/Blora Letkol Czi Yuli Hartanto juga mengatakan hal yang sama dengan Kepala SPPG Blora Artika Diannita.
“Mohon maaf bangunan tersebut tidak ada konfirmasi ke Kodim dan tidak ada instruksi perijinan dari BGN Pusat,” Jelas Yuli Hartanto melalui keterangan tertulis.
Dandim 0271/Blora itu menyatakan akan melaporkan ke BGN pusat adanya pembangunan dapur umum yang mencatut nama BGN.
“Nantinya setelah di konfirmasi oleh BGN pusat akan ada survey di lapangan,” terangnya. (Masrikin).
