Program MBG di Sampang Diklaim Serap 1.598 Tenaga Kerja, Perputaran Ekonomi Capai Rp 3,9 Miliar Per Bulan

Avatar of Jurnalis: Ahmad
Program MBG
Ilustrasi menu program MBG di Sampang. (Fais/kabarterdepan.com)

Sampang, kabarterdepan.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah pusat bukan hanya berdampak pada pemenuhan gizi siswa, tetapi juga memberikan efek domino terhadap perekonomian lokal di Kabupaten Sampang.

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 34 dapur MBG yang beroperasi di Sampang, dengan rata-rata menyerap 47 tenaga kerja per dapur. Total ada sekitar 1.598 warga yang kini bekerja di sektor ini, dari 47 pekerja di dapur belum termasuk Kepala SPPG, Akuntan, dan Ahli Gizi.

Kepala Bidang Pelatihan dan Hubungan Industrial Disnaker Sampang, Ervien Budi Jatmiko, menyebutkan bahwa angka ini cukup signifikan dalam menekan jumlah pengangguran.

“Menurut data BPS per akhir 2024, angka pengangguran di Sampang mencapai 14.191 jiwa. Dengan adanya MBG, angka tersebut bisa turun sekitar 10 persen,” jelasnya kepada kabarterdepan.com.

Program MBG Gerakkan Ekonomi

Dari sisi ekonomi, para pekerja dapur MBG mendapatkan upah Rp100.000 per hari, atau sekitar Rp2,5 juta per bulan dengan asumsi 25 hari kerja.

Artinya, terdapat perputaran uang sekitar Rp3,9 miliar per bulan hanya dari gaji tenaga kerja MBG. Jumlah ini dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal, khususnya di pedesaan.

Selain itu, pekerja juga mendapatkan perlindungan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan. Humas SPPG Polagan Sampang menegaskan bahwa tenaga kerja diprioritaskan dari masyarakat sekitar, guna memastikan pemerataan kesempatan kerja dan meningkatkan kesejahteraan warga setempat.

Kepala Dinas Disnaker Sampang, Yudhi, menyampaikan harapannya agar program MBG terus memberikan peluang kerja baru.

“Ini kesempatan besar bagi masyarakat Sampang. Dari yang sebelumnya tidak berpenghasilan, sekarang bisa mendapatkan penghasilan tetap. Dampaknya tidak hanya pada keluarga, tapi juga pada perputaran ekonomi daerah,” katanya.

Program MBG di Sampang kini tak hanya dipandang sebagai program kesehatan dan pendidikan, tetapi juga menjadi mesin penggerak ekonomi masyarakat dengan menciptakan ribuan lapangan kerja baru serta mengalirkan miliaran rupiah ke kantong warga setiap bulan. (Fais)

Responsive Images

You cannot copy content of this page