Produksi Le Minerale Palsu di Bekasi Terbongkar, Begini Cara Membedakannya

Avatar of Redaksi
steptodown.com767604
Ilustrasi galon air mineral. (Shutterstock)

Bekasi, Kabarterdepan.com – Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi berhasil membongkar praktik pemalsuan air minum dalam kemasan galon bermerek Le Minerale.

Kasus ini diungkap oleh Unit Kriminal Khusus Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi setelah melakukan penyelidikan intensif di wilayah Kabupaten Bekasi.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Mustofa, mengungkapkan bahwa pelaku berinisial SST, pemilik Depot Air Wijaya Tirta di Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, ditangkap saat tengah memproduksi air galon palsu.

“Dalam sehari, tersangka mampu memproduksi hingga 50 galon air Le Minerale palsu yang kemudian diedarkan ke sejumlah warung di wilayah Bekasi,” ujar Kombes Mustofa dalam konferensi pers, Jumat (23/5/2025).

Modus operandi yang digunakan cukup sederhana namun membahayakan. SST menggunakan air tanah dari sumur bor yang hanya disaring dengan alat seadanya.

Air tersebut kemudian dimasukkan ke dalam galon bekas bermerek Le Minerale yang telah dibeli dari pengepul atau toko daring, lengkap dengan segel dan label palsu yang dibanderol seharga Rp2.500 per paket.

Dalam penggerebekan, polisi menyita sejumlah barang bukti di antaranya 50 galon kosong, 5 galon berisi air palsu, gulungan label merek Le Minerale, berbagai tutup galon palsu, mesin pompa air, filter air sederhana, dan toren air berkapasitas 1.000 liter.

Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa air yang diproduksi mengandung bakteri berbahaya seperti Coliform dan Pseudomonas aeruginosa, yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius apabila dikonsumsi.

Diketahui bahwa praktik ini telah berlangsung selama dua tahun, dengan perkiraan omzet yang dikantongi pelaku mencapai Rp70 juta.

Cara Membedakan Galon Le Minerale Asli dan Palsu

1. Segel dan Tutup Galon

Le Minerale asli menggunakan segel plastik bening yang menutupi seluruh bagian tutup. Tutup ulir memiliki pengaman dan dipasang secara rapi.

Dilansir dari berbagai sumber, saat galon asli dimasukkan ke dispenser, akan terdengar bunyi keras dari lubang tengah tutupnya yang terbuka. Sementara, galon yang palsu nyaris tidak berbunyi karena menggunakan segel bekas didaur ulang sedemikian rupa.

2. Cita Rasa dan Warna Air

Air galon palsu biasanya terasa kesat di mulut dan menyisakan sensasi seperti debu pada langit-langit mulut. Warna air palsu cenderung agak keruh. Konsumen dapat mengocok air dalam galon terlebih dahulu untuk mengamati perubahan warna.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu membeli air minum dari tempat terpercaya dan melaporkan jika menemukan dugaan pemalsuan serupa agar dapat segera ditindaklanjuti. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page