
Kota Mojokerto, kabarterdepan.com – Mas Cimol di Mojokerto, mencuri perhatian warga dengan sajian cimol berisi keju lumer yang menggoda. Baru berjalan sekitar satu bulan, usaha ini sudah laris manis setiap hari.
Usaha kuliner ini dijalankan bersama dengan Bakmie Jono, karena masih dalam satu naungan.
“Awal mula Mas Cimol ini masih satu usaha sama Bakmie Jono juga kak, baru satu bulanan juga,” ujar Osama, kru outlet Mas Cimol, Selasa (8/7/2025).
Nama “Mas Cimol” terinspirasi dari cimol khas Bandung, namun diberi sentuhan lokal lewat nama berbahasa Jawa.
“Mas Cimol kita referensi dapat dari Bandung kak, nah ini versi nama Jawanya gitu,” jelas Osama.
Mas Cimol punya tiga varian menu, yaitu Cimol Bojot Original, Cimol Bojot Keju Mozarella, dan Cimol Bojot Ayam Suwir. Di antara ketiganya, yang paling laris dan jadi andalan adalah cimol keju dengan lelehan mozzarella.
Harga dibanderol mulai dari Rp10.000 untuk porsi kecil (isi 10 biji) hingga Rp25.000 untuk porsi besar (isi 20 biji). Untuk varian keju dan ayam suwir, harganya lebih tinggi karena isiannya.
Tersedia empat pilihan bumbu, yokni balado, barbeque, jagung bakar, dan sapi panggang. Sementara pilihan sausnya ada carbonara keju, sambal ijo Bandung, sambal bolognese yang jadi best seller, dan sambalado pedas menggigit.
Pembeli juga bisa pilih level kepedasan dari 1 sampai 5. Cara pesan mudah, pilih jenis cimol, tentukan bumbunya, pilih sausnya, lalu tinggal pilih level pedasnya. Semua bisa disesuaikan sesuai selera.
“Biasanya sehari bisa habis 250 biji untuk cimol original, keju sekitar 300 sampai 350 biji, dan ayam suwir 80 biji. Tiap hari selalu habis,” ujar Osama.
Mas Cimol buka pukul 15.00 hingga 22.00 WIB. Tapi, sering kali sudah ludes sebelum jam 10 malam karena banyak yang antre dari sore. Lokasinya ada di depan Bakmie Jono.
Cimol ini berbeda dari yang lain karena ada isian keju dan ayam di dalamnya. Umumnya cimol hanya polos, tapi di sini dilengkapi saus dan bumbu yang membuat antusias pengunjung tinggi.
Kemasan juga jadi nilai lebih. Semua pesanan disajikan dalam kotak plastik yang bersih dan rapi. Tidak heran, pelanggan pun merasa puas dan terus kembali.
“Semoga terus laris manis, rezeki owner makin maju makin laris,” tutup Osama penuh semangat. (Ceci)
