Tak Terima Ditegur, Pria di Sleman Tusuk Juru Parkir

Avatar of Ahmad
Polisi saat mendatangi lokasi penusukan seorang juru parkir di Gamping, Sleman, DIY, Kamis (26/2/2025). (Polresta Sleman for kabarterdepan.com)
Polisi saat mendatangi lokasi penusukan seorang juru parkir di Gamping, Sleman, DIY, Kamis (26/2/2025). (Polresta Sleman for kabarterdepan.com)

Sleman, kabarterdepan.com – Seorang pria di Sleman tega menusuk juru parkir dengan menggunakan senjata tajam di wilayah Gamping, Kabupaten Sleman, pada Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 19.40 WIB.

Peristiwa tersebut berlangsung di area parkir Toko Perlengkapan Bayi “Wijaya”, Jalan Godean Km 4,5, Banyuraden, Gamping.

Ditegur Juru Parkir

Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat korban berinisial T (52), yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir, menegur seorang pria berinisial IMR (21) yang berada dan tidur di area parkir.

“Korban menegur pelaku karena berada dan tidur di lokasi parkir. Diduga pelaku tersinggung atas teguran tersebut dan kemudian melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam,” ujar Salamun, Jumat (27/6/2026).

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka terbuka di bagian dada sebelah kiri. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis dan setelah mendapat penanganan diperbolehkan menjalani rawat jalan.

IMG 20260227 WA0014
Situasi di sekitar TKP

Usai melakukan penyerangan, pelaku berusaha melarikan diri. Namun warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan pelaku tidak jauh dari lokasi.

“Warga yang ada di sekitar lokasi sigap mengejar dan mengamankan pelaku. Anggota Polsek Gamping yang menerima laporan segera menuju TKP untuk mengamankan situasi, melakukan olah TKP, serta membawa pelaku berikut barang bukti,” jelasnya.

Pelaku Diamankan

Pelaku saat ini telah diamankan dan tengah menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik.

Salamun juga menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial. Salamun minta masyarakat tetap tenang dan mempercayakan prosesnya kepada kepolisian. (Hadid Husaini)

Tinggalkan komentar

You cannot copy content of this page