
Sragen, kabarterdepan.com – Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati kembali menorehkan prestasi di akhir masa jabatannya dalam memimpin Kabupaten Sragen.
Putri keluarga besar Ndayu itu, kembali mengangkat piala dan penghargaan Anugerah Layanan Investasi ke-4 kalinya dari Kementerian Invastasi/Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dan Menteri Investasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani kepada Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, di Grand Ballroom Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Senin (30/9/2024) lalu.
“Alhamdulillah. empat kali berturut – turut kita bisa kembali mendapat ALI. kita meraih peringkat terbaik ketiga se-Indonesia,” ungkap Bupati Yuni, Selasa (1/10/2024).
Lebih lanjut, Bupati Yuni mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam meraih peringkat pelayanan investasi terbaik ke tiga dalam se- Indonesia.
“Penghargaan ini Ibu persembahkan untuk warga Bumi Sukowati dan ASN Kabupaten Sragen,” katanya.
Menurutnya, penghargaan ini tidak hanya menjadi suatu kebanggaan bagi Kabupaten Sragen, namun juga menjadi bukti nyata atas komitmen serta pencapaian luar biasa dalam menciptakan lingkungan investasi yang kondusif, mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Sehebat apapun pemimpin tidak akan bisa maksimal bila tidak didukung oleh warganya. Dan sehebat apapun bupati tidak akan bisa berprestasi tanpa dukungan ASN yang mensupportnya,” tutur Yuni.
Yuni menjelaskan, Anugerah Layanan Investasi ini menjadi salah satu tonggak bersejarah yang menandai peran serta Pemkab Sragen khususnya sinergitas seluruh ASN Sragen selain menjalankan visi misi Bupati – Wakil Bupati, juga selalu berkomitmen meningkatkan layanan publik, serta menjalankan kebijakan-kebijakan pro-investasi.
“Kabupaten Sragen tahun ini bersaing dengan 416 kabupaten dengan tiga tahap. Yakni, Penilaian mandiri, Nomine, dan kunjungan lapangan,” paparnya.
Orang nomor satu di Bumi Sukowati itu juga tak lupa menyertakan penghargaan kepada para investor, pelaku usaha, serta seluruh masyarakat Sragen yang turut serta dalam keberhasilan tersebut.
Sebagai informasi tambahan, diberitakan kabarterdepan.com sebelumnya, upaya Pemkab Sragen membuka keran investasi dengan akses mudah untuk investor sangat memberikan dampak yang sangat positif, dilihat saat ini sejumlah perusahaan besar telah membuka usahanya di Sragen.

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sragen Tahun 2023 sebesar 5,23 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah sebesar 4,98 persen dan Nasional sebesar 5,10 persen.
Dari data Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sragen, tercatat sudah ada enam investor besar yang membuka usaha di wilayah Kabupaten Sragen.
Diantanya, PT Djarum Kudus, dengan nilai investasi sekira Rp 200 miliar. TKG Taekwang, proyeksi investasi pabrik ini mencapai Rp 2 triliun. PT Eksonindo investasi sekitar Rp 200 miliar. PT Mitra Rubber Industries Rp 200 miliar. Dan PT Green Best berinvestasi sekitar Rp 500 miliar, terakhir PT Donglong Textile Indonesia dengan nilai investasi sekitar Rp 300 miliar.
Dari masing-masing perusahaan tersebut bergerak diberbagai bidang produksi diantaranya garmen, pembuatan ban, hingga pabrik sepatu dengan total nilai investasi di Kabupaten Sragen mencapai Rp 3,2 triliun. (Masrikin).
