IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Presiden Jokowi Buka Suara Terkait Pengungsi Rohingya di Aceh

Avatar of Jurnalis : Muzakki - Editor : Ano
Presiden Jokowi memberikan keterangan soal pengungsi Rohingya, Sabtu (9/12/2023). (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Presiden Jokowi memberikan keterangan soal pengungsi Rohingya, Sabtu (9/12/2023). (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

Jakarta, Kabarterdepan.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara terkait banyaknya pengungsi Rohingya di Indonesia. Kepala Negara mengatakan telah mendapatkan laporan terkait jumlah pengungsi Rohingya yang semakin banyak di Aceh.

“Saya memperoleh laporan mengenai pengungsi Rohingya yang semakin banyak, yang masuk ke wilayah Indonesia terutama Provinsi Aceh,” ujar Jokowi yang dikutip kabarterdepan.com dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (9/12/2023) pagi.

Responsive Images

Pada kesempatan itu Presiden Jokowi berkomitmen memberikan bantuan kepada pengungsi Rohingya. Bantuan tersebut akan mengutamakan kepentingan masyarakat lokal.
“Bantuan kemanusiaan sementara kepada pengungsi akan diberikan dengan mengutamakan kepentingan masyarakat lokal,” kata Jokowi.

Jokowi menambahkan, pemerintah juga akan menindak tegas segala bentuk Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dalam arus masuknya pengungsi Rohingya ke Indonesia. Selanjutnya dirinya akan terus berkoordinasi dengan organisasi internasional untuk mengatasi pengungsi Rohingya tersebut.

“Terdapat dugaan kuat ada keterlibatan jaringan TPPO dalam arus pengungsian ini, Pemerintah Indonesia akan menindak tegas pelaku TPPO,” kata Jokowi.

Data yang dihimpun kabarterdepan.com, jumlah pengungsi Rohingnya di Aceh semakin banyak mencapai 1.487 orang. Kedatangan pengungsi Rohingnya tersebut menjadi masalah karena mereka menyelahgunakan kebaikan warga Aceh, seperti tidak menjaga kebersihan, hingga tidak menghargai pemberian makanan dari warga Aceh.

Atas dasar itu kemudian muncul sebagian penolakan terhadap kehadiran pengungsi Rohingya tersebut. (*)

Tinggalkan komentar