
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Pondasi lampu peringatan “Hati-hati” di Jalan Bhayangkara, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, dilaporkan rusak pada Jumat (13/02/2026). Kondisi tersebut membuat warga cemas terhadap keselamatan pengguna jalan yang melintas setiap hari.
Retakan Pondasi Lampu Kian Melebar
Kerusakan tampak pada bagian bawah tiang yang mulai pecah dan terkikis. Retakan membelah permukaan semen hingga memperlihatkan celah yang cukup dalam. Letaknya yang berada di tepi jalur padat kendaraan semakin menambah kekhawatiran masyarakat sekitar.
“Kondisi pondasi lampu ‘Hati-Hati’ yang rusak ini sudah cukup lama namun belum ada perbaikan signifikan. Sudah beberapa bulan terlihat retak dan rusak, tapi belum ada tindakan. Kami mengkhawatirkan kalau sampai roboh bisa mengenai pengendara,” kata Andi, warga setempat.
Warga menyebut retakan yang awalnya kecil kini semakin melebar dan terlihat jelas dari kejauhan. Situasi tersebut dinilai berpotensi membahayakan, terlebih kawasan itu kerap dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat dengan kecepatan cukup tinggi.

Warga Minta Perbaikan Segera
Lampu peringatan yang seharusnya menjadi penanda keselamatan justru dikhawatirkan berubah menjadi ancaman. Potensi robohnya tiang dapat menimbulkan risiko besar bagi pengguna jalan.
“Jangan sampai menunggu ada korban dulu baru diperbaiki,” ujar Randi, warga lainnya.
Masyarakat berharap Pemerintah Kota Mojokerto segera melakukan peninjauan serta perbaikan menyeluruh terhadap fasilitas umum tersebut. Penanganan cepat dinilai penting agar lampu peringatan tetap berfungsi optimal dan keselamatan warga tidak terabaikan. (Ezra)
