Polsek Kalibaru Diserbu Warga, Kapolresta Banyuwangi Minta Masyarakat Bersabar

Avatar of Redaksi
Screenshot 20241118 164453
Kapolresta banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra. (Fitri Anggiawati/kabarterdepan.com)

Banyuwangi  kabarterdepan.com- Polsek Kalibaru diserbu ratusan warga setempat yang terpancing informasi bahwa pelaku pembunuhan dan pemerkosaan CNA, siswi madrasah ibtidaiyah setempat telah tertangkap pada Jumat, (15/11/2024).

Mereka emosi mendengar kabar bahwa pelaku adalah Imam, satu dari 10 saksi yang saat itu dimintai keterangan oleh polisi terkait kasus tersebut.

Polisi kemudian dengan cepat mengklarifikasi bahwa kabar tersebut adalah berita bohong. Dalam keterangan video yang diberikan, pemicu hoaks juga ditampilkan dan meminta maaf atas apa yang dilakukannya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra mengimbau masyarakat untuk bersabar dan tidak mudah percaya berita tanpa dasar.

Kapolresta berjanji akan terus memberikan pembaruan informasi dengan transparan sehingga masyarakat dapat mengetahui perkembangan penyelidikan kasus bocah 7 tahun itu.

“Kita update dan kita juga transparan menginformasikan hasil pengembangan penyelidikan,” tegas Rama.

Namun demikian, karena hal tersebut menyangkut teknis dan taktis penyelidikan, maka polisi tidak bisa menyampaikannya secara gamblang.

Rama juga menekankan bahwa Polsek Kalibaru saat ini menjadi posko atau kantor yang digunakan untuk proses koordinasi dan pemeriksaan termasuk saksi-saksi karena jarak TKP yang jauh dari Mapolresta Banyuwangi.

“Karena jarak tempuh dari polresta ke sana lumayan jauh, hampir 2 jam. Saya pun berkantor di sana juga,” tandasnya. (Fitri)

Responsive Images

You cannot copy content of this page