IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Polres Batu Ungkap Kasus Pembunuhan di Pujon yang Viral, 3 Pelaku Diancam 15 Tahun Penjara

Avatar of Jurnalis : Lintang - Editor : Ahmad
WhatsApp Image 2024 01 13 at 10.16.02 AM
Jumpa pers Polres Batu ungkap kasus pembunuhan (Humas Polres Batu)

Kota Batu, Kabarterdepan.com – Polres Batu Polda Jatim mengungkap tiga pelaku tindak pidana penganiayaan atau kekerasan terhadap anak hingga meninggal dunia.

Jumpa pers kasus pembunuhan itu berlangsung di Lobby Mapolres Batu, Jalan AP lll Katjoeng Permadi, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jumat (12/1/2024).

Responsive Images

Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin, S.I.K., M.T didampingi Kasat Reskrim Polres Batu AKP Rudi Kiswoyo, S.H menyampaikan misteri penyebab tewasnya remaja 17 tahun tersebut.

Diketahui, korban (DA) ditemukan tewas dibuang di sungai irigasi di dekat Lapangan Desa Ngroto, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Minggu (7/1/2024) lalu.

Dijelaskan Kapolres, korban diketahui terbukti tewas usai dikeroyok oleh beberapa orang pada Sabtu (7/1/2024) malam.

Kapolres Batu AKBP Oskar menjelaskan, pihaknya sudah menangkap para pelaku, Senin (8/1/2024) malam.

Usai dilakukan pemeriksaan, aksi pengeroyokan tersebut bermula dari pertemuan antara pelaku dan korban di jalan.

“Saat ini kami berhasil mengamankan 3 pelaku pengeroyokan tersebut, ketiganya ialah EK (14), AR (18), dan AS (19) yang mana ketiganya adalah warga Pujon,” terang AKBP Oskar.

Pada saat itu, lanjut AKBP Oskar, korban bersama rekannya, GW (18) pergi hendak menonton kesenian Bantengan di Dusun Tretes, Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Sabtu (6/1/2024) sekira pukul 23.00 WIB.

“Berangkat mengendarai sepeda motor Yamaha Vega warna putih hitam nopol N-2039-JC milik korban, keduanya memilih lewat jalur pintas karena jalan utama padat,” terang Kapolres.

Kapolres melanjutkan, hingga di tengah jalan dengan kondisi sepi, korban mendengar dipanggil oleh 4 orang pelaku yang tak dikenal ini.

“Korban mengira ada teman mereka. Karena gelap, mereka turun dan melihat dari dekat. Ternyata tidak ada satu pun orang yang dikenal,” imbuhnya.

Sementara itu, teman korban berinisiatif bertanya ada apa. Kemudian salah satu pelaku menghardik korban dan temannya.

“Tiba-tiba satu pelaku memukul bagian mata kanan G dan berlanjut kepada aksi pengeroyokan,” jelas Kapolres Batu.

Dalam situasi tersebut, masih kata Kapolres Batu AKBP Oskar, korban berusaha melerai.

Namun, tiba-tiba ada seseorang yang merangkulnya menjauh. Sementara, 3 orang lainnya masih mengeroyok G, namun akhirnya G berhasil kabur.

“Setelah berhasil kabur inilah, pelapor menghubungi keluarganya dan lalu mencari keberadaan korban di lokasi, tapi sudah tidak ada,” jelas Kapolres.

AKBP Oskar melanjutkan, keluarga pun menerima informasi korban ada di jembatan Dusun Mbiyan, Desa Sukomulyo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang sekitar jam 1 dini hari.

Saat ditemui di lokasi, mereka mendapati sandal, kacamata termasuk ponselnya dan beberapa barang milik korban.

“Hingga Minggu (7/1/2024) pagi sekira pukul 07.00, jenazah korban ditemukan tewas terapung di sungai Ds. Ngroto Pujon,” imbuhnya.

Masih kata Kapolres Batu, berdasarkan hasil penyelidikan terungkap bahwa korban dianiaya oleh 3 orang secara bersama-bersama hingga korban meninggal dunia.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 80 UU RI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 yang telah dirubah kedua UU RI No. 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak atau Pasal 338 KUHP atau Pasal 170 KUHP.

“Akibat perbuatannya, ketiga pelaku diancam hukuman 15 tahun penjara,” pungkas Kapolres Batu AKBP Oskar. (Eko Sabdianto)


Eksplorasi konten lain dari Kabar Terdepan

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan komentar