Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Pria di Bantul Tewas Gantung Diri

Avatar of Redaksi
IMG 20250421 WA0203
Ilustrasi: clickdokter.com

Bantul, kabarterdepan.com – Seorang laki-laki ditemukan tewas gantung diri di sebuah bangunan bekas toko di Padukuhan Tinggen, Bonggalan, Srigading, Sanden, Bantul, DIY, Senin (21/4/2025).

Korban diketahui berinisial BAS (37) yang setiap hari berprofesi sebagai buruh harian lepas. Korban diduga nekad mengakhiri hidup karena diduga masalah keuangan.

Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry menyampaikan, berdasarkan keterangan para saksi, korban sudah satu hari tidak pulang ke rumah.

“Kemudian pada tanggal 21 April 2025 sekitar pukul 08.00 WIB, saksi 1 bernama Suradi yang merupakan ayah mencari korban di bekas toko milik saudara Indriyanto, karena korban sering tidur di situ,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Senin (21/4/2025).

“Karena pintunya dikunci dari dalam, kemudian Suradi naik ke atap menggunakan tangga dan membuka genteng untuk melihat kebawah dan mendapati korban sudah gantung diri,” imbuhnya.

Suradi kemudian memberitahu rekannya bernama Sugiman untuk melihat apakah pria yang gantung diri tersebut merupakan anaknya.

Setelah Sugiman mengecek, ternyata korban gantung diri tersebut merupakan anak Suradi yakni BAS.

Suradi kemudian melaporkan hal tersebut kepada Ketua RT dan dilanjutkan ke Polsek Sanden.

Pihak kepolisian kemudian mendatangi TKP dan memasang garis polisi. Selain itu tim medis dari Puskesmas Sanden juga datang untuk memeriksa kondisi korban.

Dari hasil pemeriksaan tim medis puskesmas Sanden oleh dr  Hega Fitri Nuraga dan identifikasi yang dilakukan oleh Polres Bantul tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Korban diduga sudah meninggal 2 hari yang lalu. Hal ini dikaitkan dengan kondisi korban yang saat ditemukan dalam kondisi kulit melepuh serta mengeluarkan sperma dan kotoran.

Jeffry menyampaikan berdasarkan keterangan dari keluarga, korban sempat mengalami masalah dengan dituduh mencuri oleh temannya.

“Korban sempat menyanggupi mengembalikan dan sampai saat ini belum sanggup untuk mengembalikannya,” ujarnya. (Hadid Husaini)

Responsive Images

You cannot copy content of this page