
Sampang, kabarterdepan.com – Polres Sampang terus melakukan pemburuan terhadap pelaku begal di Kecamatam Jrengik, Kabupaten Sampang, Senin (13/10/2025).
Kasatreskrim, Polres Sampang, AKP Safril Selfianto menegaskan bahwa pihaknya sudah menerjunkan anggota untuk menyelidiki kasus begal tersebut.
“Saya bersama kanit ident Satreskrim dan piket reskrim serta Kapolsek Jrengik melaksanakan olah TKP dengan membawa BB (barang bukti) yang ada, dan untuk saat ini anggota saya juga sedang melakukan penelusuran melalui CCTV yang ada yang dimungkinkan dilalui oleh pelaku,” ucap AKP Safril saat dikonfirmasi di ruangannya, Senin (13/10/2025) sore.
Korban Begal Alami Luka Bakar
Sementara itu korban saat ini dirawat di RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang. Humas RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, Amin Jakfar, menjelaskan kondisi korban sejauh ini mulai stabil, meski masih dalam pengawasan ketat tim medis.
“Pasien atas nama SC, saat ini dalam kondisi sadar penuh dengan nilai GCS 4-5-6, yang berarti pasien mampu membuka mata spontan, merespons pembicaraan dengan baik, dan dapat mengikuti perintah gerakan,” terang Amin Jakfar saat dikonfirmasi kabarterdepan.com, Senin (13/10/2025) sore.
Lebih lanjut, Amin menjelaskan bahwa luka bakar yang dialami korban tergolong serius, meliputi bagian kepala, kedua lengan, punggung, dan paha kiri.
“Tim medis kami terus melakukan perawatan intensif untuk mencegah infeksi lebih lanjut. Saat ini kondisi vital pasien stabil, namun tetap kami pantau secara berkala,” tambahnya.
Sebagai informasi, Glasgow Coma Scale (GCS) adalah skala medis yang digunakan untuk menilai tingkat kesadaran pasien berdasarkan tiga respons utama.
Membuka mata (eye), berbicara (verbal), dan gerakan (motorik). Nilai tertinggi, yaitu GCS 4-5-6, menunjukkan bahwa pasien berada dalam kondisi sadar penuh.
Amin juga menyebutkan bahwa hingga kini belum ada keluarga pasien yang datang ke rumah sakit.
“Kami masih menunggu pihak keluarga korban datang ke Sampang. Untuk sementara, pasien ditemani oleh rekan sesama pengemudi ojek online yang membantu mengurus keperluannya,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, driver ojol itu menerima order penumpang secara offline dari Surabaya menuju Sampang, Senin (13/10/2025) pagi.
Namun di tengah perjalanan, tepatnya di Jembatan Nyiburan, Jl. Raya Jrengik, pelaku menyiram tubuh korbna dengan bensin kemudian dibakar.
Beruntung ada warga yang menolong sehingga nyawa korban masih selamat. Sementara sepeda motor korban raib dibawa kabur pelaku. (Fais)
