
Mojokerto, Kabarterdepan.com –
Polisi akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kebakaran yang membakar dua ruangan di Puskesmas Kutorejo, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Jumat (3/5/2024) siang.
Penyelidikan bakal akan dilakukan esok hari dengan mendatangkan tim Laboratorium Forensik (LABFOR) Polda Jatim untuk memastikan penyebab terjadinya kebakaran tersebut.
Petugas Polsek Kutorejo dan tim INAFIS Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) dari Satreskrim Polres Mojokerto telah memasang garis polisi dan mengamankan bebebara barang bukti sisa kebakaran di ruang imunisasi.
Kapolsek Kutorejo Iptu Agus Heriyanto usai meninjau lokasi menerangkan pihaknya saat ini telah melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab terjadinya kebakaran.
“Sementara kami beri garis police line, selanjutnya kami undang Labfor Poda untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tutup Kapolsek.
Agus menerangkan, pihaknya untuk sementara menduga percikan api itu muncul dari sebuah mesin pendingin yang menyimpan ratusan vaksin cair.
“Dugaan awal adanya konsleting dari kulkas refrigerator penyimpanan vaksin dan obat,” tambah Kapolsek.
Masih kata Kapolsek, akibat terbakarnya ruang kesehatan anak dan imunisasi tersebut berdampat pada pelayanan Unit Gawad Darurat (UGD) Puskesmas, lantaran atap ruang dokter dan ruang penanganan UGD yang berada di sebelahnya rurak.
“Ruang UGD juga terdampak, aliran listrik sementara kami matikan dulu,” tutur Agus.
Terkait banyaknya obat obatan dan bahan kimia yang berserakan di depan ruangan puskesmas, Kapolsek menegaskan akan menurunkan tim yang di bidang pengolahan limbah B3.
“Nanti ada petugas khusus yang mempunyai standar untuk penanganan itu,” tandasnya.
Sebelumnya, sebuah tempat penyimpanan obat di ruang kesehatan anak dan imunisasi di Puskesmas Kutorejo, Kecamatan Kuterejo, Kabupaten Mojokerto meledak dan terbakar. (*)
