Polda DIY Bagikan Sembako dan Distribusikan Bantuan ke Sopir Truk

Avatar of Redaksi
IMG 20250812 WA0135
Sejumlah sopir truk turut ambil bagian dalam pemberian sembako kepada masyarakat di tempat parkir barat Monumen Jogja Kembali (Monjali), Selasa (12/8/2025). (Polda DIY for kabarterdepan.com)

Sleman, kabarterdepan.com – Jajaran anggota Polda DIY bersama sejumlah sopir dari Jogja Express (Jogjess) truk melakukan pembagian sembako kepada masyarakat di Lapangan Parkir Barat Jalan Monumen Jogja Kembali (Monjali), Selasa (12/8/2025).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mendukung keselamatan berlalu lintas terutama kepada sopir truk dalam menerapkan standar operasi dan etika berkendara.

Panit 3 Subdit 2 Dit Intelkam Polda DIY, Ipda Gunawan Sri Kuncoro dalam kesempatan tersebut menjelaskan pentingnya sopir truk dalam mentaati prosedur.

Sopir truk disebutnya juga memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi gangguan keamanan kepada kepolisian di jalan.

“Kami bersama-sama berempati untuk mendukung kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara berbagi kepada masyarakat,” katanya.

Selain di sekitar Monjali, pihaknya juga akan melakukan pendistribusian di beberapa tempat.
Kolaborasi dengan Jogjess tersebut diharapkan bisa memberikan manfaat kepada masyarakat yang kurang dalam sisi ekonomi.

“Kami sengaja mengajak Jogjess karena mereka memiliki jaringan yang kuat di wilayah Yogyakarta,” katanyam

“Jogjess selama ini berperan aktif untuk saling menjaga situasi Kamtibmas karena di jalan beliau-beliau ini mewakili masyarakat untuk berkontribusi dan mendistribusikan barang di wilayah Yogyakarta maupun se Indonesia,” jelasnya.

Disebutnya, Polda DIY berusaha memberikan edukasi dan pencerahan kepada sopir truk, termasuk edukasi soal truk yang memiliki muatan berlebihan.

Ketua Paguyuban Jogja Express, Supriyanto menambahkan, sopir truk memiliki peran ganda sebagai pengemudi dan penjaga ketertiban.

Hal ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menciptakan perjalanan distribusi yang aman, tertib dan bebas dari pelanggaran.

“Kami menanamkan nilai bahwa setiap perjalanan bukan hanya tentang ketepatan waktu, tetapi juga tentang keselamatan semua pihak,” katanya.

Komunitas tersebut juga mendorong ketertiban bagi para sopir dengan memberikan pembekalan pelatihan keselamatan berkendara.

Dalam momen tersebut, Supriyanto turut mengajak kepada anggotanya untuk memberikan penghormatan kepada jasa para pahlawan, terlebih di lokasi yang bermakna bagi masyarakat Yogyakarta mengingatkan pada peristiwa penting serangan umum 1 Maret 1949.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah sopir truk Jogjess mendapatkan Sembako yang nantinya akan di distribusikan di setiap daerah di DIY mulai dari Gunungkidul, Sleman, Kulon Progo, dan Bantul.

Dukungan datang dari salah satu Anggota Jogjess Sleman, Ahmad Subarkah. Ia menilai kegiatan tersebut memiliki banyak manfaat melalui edukasi yang diberikan.

“Kami akan menjalankan segala aturan dalam menciptakan keamanan dan kenyaman di jalan,” katanya. (Hadid Husaini)

Responsive Images

You cannot copy content of this page