Pohon Pelindung di Jalan Lintas Sumatera Diduga Sengaja Dimatikan, DLH Dharmasraya Geram

Screenshot 20250909 134551
Pohon di jalan lintas Sumatera yang diduga dibakar di bagian akar. (Andika Putra/kabarterdepan.com)

Dharmasraya, KabarTerdepan.com– Pemandangan pohon pelindung yang mengering di sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Dharmasraya mulai meresahkan. Bukan karena usia atau faktor alam, tetapi diduga kuat akibat ulah tangan manusia.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Dharmasraya memastikan, kematian sejumlah pohon mahoni dan jenis lainnya bukan hal wajar.

Dari hasil pantauan petugas lapangan, ditemukan bukti mengejutkan, ada pohon yang bagian pangkalnya dibakar pelan-pelan, ada yang kulit batangnya dikerat hingga kering, bahkan ada yang disiram minyak tanah dan herbisida.

“Kecil kemungkinan pohon mahoni mati secara alami. Kalau sampai banyak yang kering, jelas ada indikasi kesengajaan. Ini upaya memusnahkan pohon pelindung untuk kepentingan tertentu,” tegas Kepala DLH Dharmasraya, Budi Waluyo, Selasa (9/9/2025).

Ironisnya, pohon yang seharusnya menjadi peneduh dan penyaring polusi justru berubah menjadi ancaman. Batang yang mulai lapuk rawan tumbang dan bisa membahayakan keselamatan pengguna jalan. Tak heran, banyak warga mengeluh dan melaporkan langsung ke media massa.

“Pohon pelindung di Jalinsum adalah bagian penting dari kelengkapan jalan. Ia bukan hanya penghias, tapi pelindung dari polusi dan panas terik. Kalau sengaja dimusnahkan, jelas sangat merugikan masyarakat luas,” tambah Budi.

DLH pun mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga, bukan malah merusak.

“Kalau tidak bisa merawat, minimal jangan ada niat membunuhnya. Ingat, pohon-pohon itu pelindung kita bersama,” tutupnya. (dicka)

Responsive Images

You cannot copy content of this page