
Sidoarjo, Kabarterdepan.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mengerahkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk upaya penanganan kebakaran Pasar Krian, Sidoarjo.
Plt. Bupati Sidoarjo Subandi juga mengutarakan keprihatinannya atas musibah kebakaran itu. Ia meminta segera mencari solusi terbaik untuk pedagang yang terdampak, agar roda perekonomian di kawasan pasar tidak terhambat.
Selain itu, pihaknya akan menyiapkan bantuan sosial (bansos) kepada para korban terdampak, yang akan diambilkan dari dana Bantuan Tidak Terduga (BTT).
“Kami masih akan lakukan pendataan jumlah lapak dulu. Juga kita salurkan bansos BTT bagi mereka,” kata Abah Bandi, sapaan akrab Plt Bupati Sidoarjo itu, Selasa (20/8/2024).
“Termasuk, akan segera rapatkan untuk beberapa alternatif tempat relokasi pedagang yang terdampak kebakaran,” sambung Abah Bandi, di sela meninjau lokasi kebakaran didampingi rombongan dari BPBD Sidoarjo, Dinas Sosial, Disperindag Sidoarjo dan lainnya.
Lebih jauh, imbuh dia, akan melakukan peninjauan lebih dalam terkait kelayakan fungsi area pasar.
“Apakah masih layak atau tidak untuk digunakan? kalau hasilnya tidak layak, kita akan benahi ulang pasar Krian ini, dan di tahun 2026 kita akan berbenah untuk pasar Krian ini, jadi mohon untuk bersabar,” harapnya.
Sebelumnya, insiden kebakaran sejumlah kawasan Pasar Krian lama tersebut, terjadi Selasa dini hari (20/8/2024), sekitar pukul 04.00 WIB. Sebanyak 450 lapak terdampak, dari total 869 lapak yang ada di kawasan pasar itu.
Upaya proses pemadaman, melibatkan 20 unit mobil pemadam kebakaran (PMK) dari sejumlah daerah, Sidoarjo, Kota Surabaya dan Kabupaten Mojokerto. Petugas PMK sempat mengalami kendala saat proses pemadaman, karena lokasi kebakaran jauh dari sumber air. Termasuk, juga menerjunkan satu unit Bronto Skylift dari DPKP Surabaya: menjangkau titik api yang berada di tengah area pasar. (*)
