Pleno Casis Sekolah Rakyat di Sragen, 56 Anak dari Keluarga Miskin Lolos Seleksi

Avatar of Jurnalis: Masrikin
Dinsos Sragen dan SDM PKH di yang selalu melakukan asesmen dan pendampingan langsung terhadap calon peserta didik Sekolah Rakyat di Sragen.(Masrikin/kabarterdepan.com)
Dinsos Sragen dan SDM PKH di yang selalu melakukan asesmen dan pendampingan langsung terhadap calon peserta didik Sekolah Rakyat di Sragen.(Masrikin/kabarterdepan.com)

Sragen, kabarterdepan.com – Pemerintah Kabupaten Sragen resmi merekomendasikan 56 calon siswa untuk menjadi peserta didik Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT)78 Sragen tahun ajaran 2025/2026.

Rekomendasi ini dikeluarkan Pemkab Sragen usai melaksanakan rapat koordinasi lintas sektor yang digelar di Gedung Pemda Terpadu Sragen, pada Senin (20/10/2025). Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah instansi strategis dari Kabupaten Sragen maupun Provinsi Jawa Tengah

Koordinator PKH Kabupaten Sragen, Cahyo Hendris Setiyawan menyatakan, Keseluruhan pendaftar peserta didik yang direkomendasikan masuk SRT 78 Sragen terbagi dua jenjang yakni Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 37 anak, terdiri dari 27 laki-laki dan 10 perempuan.

Sementara, pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), jumlah pendaftar sebanyak 31 anak, terdiri dari 21 laki-laki dan 10 perempuan.

“SRT 78 Sragen memiliki daya tampung masing-masing 25 peserta didik untuk jenjang SMP dan SMA, serta tambahan kuota cadangan sebanyak 3 anak per jenjang”,ujar Cahyo, Rabu (22/10/2025).

Siswa Sekolah Rakyat

Cahyo menjelaskan, bahwa seleksi dilakukan melalui berbagai tahapan asesmen lapangan, seperti kelayakan sosial ekonomi, tempat tinggal, motivasi, dan kesiapan calon peserta didik dan kesiapan keluarga dalam mendukung pendidikan anak.

“Fakta menariknya, sebanyak 42 dari 56 anak yang lolos seleksi berasal dari keluarga sangat miskin dan miskin atau masuk kategori desil 1 dan 2 berdasarkan pemadanan dengan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Ini membuktikan bahwa program ini benar-benar menyasar mereka yang paling membutuhkan,” tutur Cahyo

Sementara, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sragen, Yuniarti, menambahkan, progres rehabilitasi sarana prasarana pendukung Sekolah Rakyat di Sragen terus berprogres, perbaikan ruang guru, ruang asrama, ruang siswa, ruang wali murid, ruang makan, dan laboratorium ditargetkan akan rampung akhir bulan Oktober 2025

“Rehabilitasi 14 ruang, 1 musala dan bangunan baru 1 unit ruang keamanan (security) ditargetkan rampung akhir bulan ini,” kata Yuniarti.

Sebagai informasi tambahan, rapat pleno finalisasi peserta didik SRT 78 di Sragen dihadiri perwakilan dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta, Badan Pusat Statistik (BPS) Sragen, Kantor Kementerian Agama Sragen, serta OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sragen.

Selaian itu, Asisten I Sekda, Inspektorat, BKPSDM, Dinas Pendidikan, dan Dinas Sosial. Kepala Sekolah Rakyat Sragen, Koordinator Wilayah dan Kabupaten Program Keluarga Harapan (PKH) dari wilayah Jawa Tengah 1, serta SDM PKH yang melakukan pendampingan langsung terhadap calon peserta didik turut hadir dalam rapat pleno tersebut

Responsive Images

You cannot copy content of this page