IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Pj Wali Kota Mojokerto Kumpulkan Camat dan Lurah, Ada Apa?

Avatar of Jurnalis : Muzakki - Editor : Ano
Pj Wali Kota Mojokerto memberikan arahan kepada camat dan lurah se-Kota Mojokerto, Sabtu (23/12/2023). (Diskominfo Kota Mojokerto)
Pj Wali Kota Mojokerto memberikan arahan kepada camat dan lurah se-Kota Mojokerto, Sabtu (23/12/2023). (Diskominfo Kota Mojokerto)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro mengumpulkan seluruh camat dan lurah se Kota Mojokerto, di Pendopo Sabha Kridatama, Rumah Rakyat, Sabtu (23/12/2023).

Ali Kuncoro juga mengikutsertakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam kegiatan tersebut dan meminta seluruh yang hadir memetakan dan memitigasi potensi kerawanan.

Responsive Images

“Camat dan lurah ini adalah panglima terdepan, ini masa-masa rawan, perbanyak keluyuran ke warga, jangan di kantor terus. Kejadian luar biasa harus terlaporkan dengan cepat, tidak boleh lagi lambat respon, semua permasalahan harus secepat mungkin bisa tertangani,” tegas Ali Kuncoro.

Mas Pj Wali, Sapaan akrab Wali Kota Mojokerto, menegaskan akan mengevaluasi kinerja seluruh Camat, Lurah, maupun OPD yang tidak sanggup mengemban tugas-tugas sebagai Abdi Negara dan pelayan masyarakat.

“Ini tugas negara, siapa yang tidak sanggup pasti akan saya evaluasi,” ujar pria yang pernah menjadi ajudan Bupati Mojokerto tahun 2000 lalu..

Selain itu, Mas Pj Wali meminta seluruh camat dan lurah membuat grup WathsApp untuk memudahkan koordinasi dan pelaporan jika terjadi kejadian luar biasa di wilayahnya masing-masing.

“Masukkan saya sama pak Sekda ke dalam grup camat dan lurah, seluruh kejadian luar biasa laporkan. Jadi setiap hari jam tujuh malam masing-masing lurah harus laporan posisi aman terkendali atau tidak,” ucapnya.

Tidak hanya itu, pada kesempatan ini Ali Kuncoro juga meminta seluruh lurah rutin mengecek harga sembako khususnya harga beras dan cabai di wilayahnya.

Di akhir arahannya ia meminta seluruh camat dan lurah mewaspadai pelaksanaan Pemilu 2024, harus di cek betul serta melakukan komunikasi yang masif dengan KPU, Bawaslu dan Kecamatan.

“Lurah dan camat sering-sering ngopi bersama masyarakat, kita akan tambahkan uang makan buat para camat dan lurah, sehingga tidak ada alasan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan komentar