IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Pj Wali Kota Batu Serahkan Sertifikat Kompetensi BNSP kepada Juleha

Avatar of Andy Yuwono
Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai, saat menyerahkan Sertifikat Kompetensi dari BNSP kepada Juleha. (Yan/kabarterdepan.com)
Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai, saat menyerahkan Sertifikat Kompetensi dari BNSP kepada Juleha. (Yan/kabarterdepan.com)

Kota Batu, kabarterdepan.com – Juru Sembelih Halal (Juleha) di Kota Batu menerima sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikat tersebut diserahkan secara simbolis oleh Pj Wali Kota Batu Aries Agung Pawai, di Rumah Potong Hewan (RPH), Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Kamis (29/2/2024).

Hadir saat penyerahan sertifikat ini, diantaranya perwakilan dari BPPP Songgoriti Dodik Suprapto, Satgas Halal Kantor Kementerian Agama Kota Batu, Paguyuban Pedagang Pasar Zona Daging, Asosiasi Juleha Malang Raya dan tentunya Asosiasi Juleha Kota Batu.

Responsive Images

Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai, menyampaikan, penyerahan sertifikat ini sangat penting untuk mendukung program wisata halal. Sebab, Juleha sangat berperan dalam memastikan produksi daging yang berkualitas dan aman untuk bahan pangan.

“Dengan Juleha yang bersertifikat, diharapkan dapat menjadi agen perubahan dan menginspirasi juru sembelih lainnya untuk mengutamakan kehalalan dalam proses penyembelihan,” ujar Aries.

Selain itu, dirinya juga menegaskan pentingnya dukungan semua pihak dalam memperkuat wisata halal di Kota Batu. Dengan kerjasama yang baik, diharapkan Kota Batu bisa menjadi destinasi favorit bagi wisatawan dan memberikan kontribusi bagi peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

“Semoga dengan adanya sertifikasi kompetensi bagi para Juleha ini, produk daging yang dihasilkan dapat berkualitas, aman, dan halal untuk dikonsumsi,” pungkas Aries.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemkot Batu Heru Yulianto menjelaskan, penyerahan sertifikat ini merupakan hasil dari pelatihan Juleha yang digelar pada akhir tahun lalu.

“Pelatihan ini melibatkan 35 peserta dari berbagai latar belakang, termasuk pedagang daging ayam, kelinci, kambing, serta para juru sembelih sapi dan takmir masjid. Dari 35 peserta, 32 diantaranya dinyatakan lulus karena mampu menunjukkan komitmennya untuk menjadi profesional di bidangnya serta mampu memastikan kehalalan produk daging yang dihasilkan,” tandasnya.

Sebagai informasi, Badan Nasional Sertifikasi Profesi atau BNSP merupakan lembaga independen yang dibentuk pemerintah. Sertifikat Kompetensi dari BNSP hanya diberikan pada tenaga kerja yang telah sesuai dengan standar kompetensi kerja yang dipersyaratkan, seperti memiliki keterampilan, kompetensi dan sikap kerja tertentu. (Yan)


Eksplorasi konten lain dari Kabar Terdepan

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

Tinggalkan komentar