Petugas Parkir Gacoan Raup Omset Kotor Hingga Rp 2 Juta Selama Liburan Tahun Baru

Avatar of Redaksi
IMG 20250105 141859 min scaled
Parkir Gacoan Kota Mojokerto Padat di Awal Tahun Baru (Tantri / Kabarterdepan.com)

Mojokerto, Kabarterdepan.com – Pada awal tahun 2025, sejumlah tempat makan di Kota Mojokerto mengalami lonjakan jumlah pengunjung yang signifikan, berimbas pada meningkatnya kebutuhan fasilitas parkir. Kondisi ini menjadi perhatian khusus bagi pengelola area parkir, karena tingginya arus pengunjung menyebabkan beberapa tempat parkir menjadi penuh pada jam-jam sibuk.

Berdasarkan pantauan di beberapa lokasi, Gacoan Kota Mojokerto Jl. PB Sudirman semakin ramai di awal tahun ini. Meningkatnya volume pengunjung juga berhubungan dengan kecenderungan masyarakat yang lebih sering berkumpul dan menikmati makanan di luar rumah pada awal tahun. Menurut Sholihin pengelola area parkir di Gacoan Kota Mojokerto dari tahun sebelumnya hingga tahun ini kondisi parkir sama-sama ramai.

“Terhitung sama, tidak dapat dipastikan pagi jam 10 sudah penuh hingga malam, apalagi kalau libur panjang, momen hari besar gitu. Banyak anak muda hingga keluarga parkir hingga meluber,” kata Sholihin.

Meski volume pengunjung yang datang ke Gacoan Kota Mojokerto meningkat pesat sejak awal tahun, masalah parkir berhasil mengatasi lonjakan ini dengan sistem parkir yang tertata rapi. Area parkir meluber hingga luar kapasitas normal, pengelola parkir di beberapa lokasi mengoptimalkan ruang parkir dengan cara yang efisien, memastikan kenyamanan pengunjung tetap terjaga.

“Biasanya ditata rapi berdasarkan jenis sepedanya, yang sepeda besar kita sendirian, kalau depan khusus untuk ojol,” tambah Sholihin.

Dampak dari penataan parkir yang rapi ini tidak hanya terasa pada kenyamanan pengunjung, tetapi juga pada Gacoan itu sendiri. Semakin banyak pada area parkir, menandakan mengalami peningkatan dalam segi penjualan.

Dengan sistem parkir yang tertata dengan baik, berharap dapat mempertahankan kenyamanan pelanggan, meskipun terjadi lonjakan pengunjung yang cukup besar selama musim liburan atau hari-hari tertentu. Pengelolaan parkir yang efektif ini pun bisa menjadi contoh bagi rumah makan lain dalam menghadapi tantangan serupa.

Lonjakan jumlah pengunjung yang datang untuk merayakan pergantian tahun berimbas juga langsung pada peningkatan pendapatan para petugas parkir. Sholihin mengungkapkan bahwa selama liburan tahun baru, dapat meraup omset kotor mencapai Rp 2 juta dalam waktu kurang dari per bulan.

Dengan kondisi tersebut, tukang parkir menjadi salah satu pihak yang merasakan dampak positif dari lonjakan pengunjung pada momen liburan, yang berujung pada omset yang jauh lebih tinggi dari hari-hari biasa. (Tantri*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page