Pesona Ramadan di Masjid Jogokariyan Yogyakarta, Gandeng Ratusan Pedagang, Setiap Hari Sediakan 3.500 Porsi Makanan Buka Puasa

Avatar of Redaksi
IMG 20250301 WA0070
Ribuan porsi disiapkan oleh Masjid Jogokariyan untuk berbuka puasa, Rabu (1/3/2025) di Masjid Jogokariyan, Mantrijeron, Kota Yogyakarta, DIY. (Hadid Husaini/kabarterdepan.com)

Yogyakarta, Kabarterdepan.com — Kampung Ramadan Jogokariyan (KRJ) kembali hadir menyambut masyarakat yang ingin berbuka secara gratis.

Dalam pembukaan KRJ 2025 ini, berbagai tokoh turut hadir. Acara tersebut dimulai dengan pemotongan pita yang dilakukan oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo bersama Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan.

Total ada 3.500 porsi makanan buka puasa yang disajikan setiap sore dengan berbagai menu setiap harinya selama Bulan Ramadhan.

Di hari pertama, antusiasme cukup terasa dengan ribuan masyarakat yang datang. Meski sempat diguyur hujan, tak menghalangi mereka untuk ikut berbuka bersama di Masjid Jogokariyan.

Panitia KRJ 2025, Haidar Muhammad
Menyampaikan jika kegiatan tersebut digelar di Bulan Ramadan untuk yang ke 21 tahun.

Ia menyampaikan belum mengetahui secara pasti jumlah perputaran uang selama Ramadan.

“Tapi untuk perkiraan kurang lebih (perputaran uang) mencapai Rp3 miliar,” katanya saat diwawancarai wartawan pada Sabtu (1/3/2025).

Banyaknya pelaku usaha yang diajak turut mengembangkan ekonomi bagi masyarakat. Mereka diberikan space lapak gratis di sekitar masjid, terutama warga sekitar masjid.

Total ada 390 pedagang yang mendapatkan tempat untuk berjualan di sepanjang jalan Jogokariyan.

“Sepanjang jalan Jogokaryan kita mengadakan pasar sore yang Alhamdulillah pada tahun ini diikuti oleh 390 pedagang,” katanya.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo dalam kesempatan tersebut memberikan pujian dalam pelaksanaan KRJ.

Ia menilai apa yang telah dilakukan oleh Masjid Jogokariyan perlu dicontoh oleh masjid lainnya dengan tetap memperhatikan masyarakat yang ada di sekitar.

“Jika biasanya di daerah itu masyarakat diminta untuk memakmurkan masjid tapi ini masjid memakmurkan masyarakat,” katanya

Hasto yang baru 1 minggu menjabat merasa senang kepada pihak Masjid Jogokariyan yang tetap mengontrol pelaksanaan buka bersama dengan menjaga kebersihan.

“Pemerintah kota mengapresiasi karena Masjid Jogokariyan telah peduli lingkungan dengan menggunakan piring yang bisa dipakai lagi, karena bukan kemasan,” katanya.

Hasto juga mencermati apa yang selama ini diseriusi oleh Masjid Jogokariyan untuk menekan kenakalan remaja yang ada di Kota Yogyakarta. (Hadid Husaini)

Responsive Images

You cannot copy content of this page