
Palembang, Kabarterdepan.com — Seorang siswa SMP di Palembang berinisial TR (13) menjadi korban perundungan oleh teman-temannya pada Minggu (18/5/2025) lalu. Aksi perundungan yang dilakukan di Jalan Terusan, 15 Ulu, Jakabaring, Palembang ini terekam kamera dan viral di media sosial.
Dalam video yang beredar luas, terlihat TR yang mengenakan seragam sekolah tampak digiring oleh sejumlah remaja sebayanya menuju sebuah jembatan batu sebelum akhirnya diceburkan ke dalam sungai.
Peristiwa ini semakin mencuat setelah sang nenek, SW (66), melaporkannya ke pihak kepolisian karena tidak terima cucunya diperlakukan secara tidak manusiawi.
TR diketahui tinggal bersama nenek dan bibinya sejak tiga tahun lalu, setelah sang ibu merantau ke Malaysia sebagai TKW.
Sang ibu, yang diketahui memiliki akun Facebook @Mamategaricafero, turut membagikan video perundungan tersebut. Dalam unggahannya, ia menyampaikan kesedihan dan kemarahannya atas perlakuan yang diterima anaknya.
“Tolong pak tangkap anak-anak yang bully anak aku,” tulisnya dikutip, Rabu (21/5/2025).
Dalam unggahan lainnya, ia juga menuliskan hal serupa.
“Apa salah anakku terhadap kalian sampai kalian membullynya seperti itu? Anakku itu jauh dari orang tuanya, dia hanya tinggal dengan neneknya. Anakku tidak pernah mengganggu siapapun. Teman anakku banyak, terutama perempuan. Apa karena anakku sering bertema dengan perempuan maka seenaknya kalian membully dia? Semoga cepat tertangkap anak-anak yang telah membully dan menyakiti anakku itu.”
Ibu TR juga mengungkap bahwa anaknya memiliki riwayat asma sehingga aksi kekerasan tersebut sangat membahayakan kesehatannya.
“Hati orang tua mana yang tidak sakit melihat anaknya diperlakukan seperti ini? Apalagi posisiku jauh seperti ini, melihat anak diperlakukan seperti ini sangat sakit rasanya di hati. Dia itu punya sakit sesak nafas, tapi kalian malah menceburkannya seperti itu. Semoga cepat ditindaklanjuti.”
Menurut penuturan keluarga, TR saat itu baru pulang dari latihan menari di rumah temannya kemudian dihadang oleh teman-temannya. Akibat kejadian ini, ia mengalami luka-luka di bagian kaki dan tangan.
Ibu TR juga menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran Trantib Polsek Seberang Ulu 1, Camat Seberang Ulu 1, serta perwakilan dari RT 6 yang telah turun langsung mengecek lokasi kejadian. (Riris*)
