
Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Ratusan pohon bonsai beradu penampilan di pagelaran pameran bonsai yang diadakan di halaman Terminal Mojosari, Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan ini digelar oleh salah satu komunitas Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) cabang Mojokerto sejak 12-22 Februari 2025 yang diikuti peserta dari berbagai daerah.
Ketua PPBI cabang Mojokerto, Abie Sudarsono, mengatakan, event pameran bonsai di Mojokerto ini berskala nasional. Dengan tujuan menjalin silaturahmi antar pecinta bonsai yang ada di Indonesia.
“Event ini yang pertama kali digelar. Untuk jumlah peserta hampir 800,” ungkapnya, Jumat (21/2/2025) sore.
Menurutnya, kegiatan yang digelar selama 2 pekan ini dibuka untuk umum. Sehingga masyarakat pun bisa melihat dan menyaksikan kegiatan pameran ini secara gratis.
“Pesertanya ada dari Medan, Kalimantan, Tangerang, Bandung dan juga ada Banyuwangi,” terangnya.
Terhitung, sebanyak 143 jenis Santigi, 115 jenis Sancang dan 74 jenis Beringin. Dari beberapa jenis bonsai itu akan dilombakan dari Kelas Bahan, Kelas Pratama dan Kelas Madya.
“Penilaian bonsai dari gerak dasarnya, penampilan dan kematangan pohon itu sendiri,” terangnya.
Sementara itu, salah satu peserta pameran, Budi asal Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan mengatakan, dirinya sengaja datang ke Mojokerto untuk mengikuti pameran bonsai yang digelar Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia.
“Kita mengikuti event acara saudara kami Mobofest yang digelar di Mojokerto ini,” katanya.
Ia yang datang dari luar pulau jawa itu tak sia sia datang ke Mojokerto. Pohon bonsai jenis waru miliknya menjadi juara Kelas Madya dan mendapatkan tropi Best In Show Mobofest 2025.
“Ini jenis bonsai waru, untuk usianya udah di atas 50 tahun. Alhamdulillah kami memperoleh juara untuk kelas Madya,” pungkasnya.
