
Kota Mojokerto, kabarterdepan.com- Bolen smoked beef Dapoeruwik sukses mencuri perhatian pecinta kuliner sejak dikenalkan ke publik. Perpaduan rasa gurih dari daging asap dan saus racikan khas membuat produk ini berbeda dari bolen biasanya.
Usaha rumahan di The Suam Residence, Kedundung, Magersari, Kota Mojokerto, ini mulai dirintis sejak tahun 2022. Berawal dari hobi membuat roti, pemilik mencoba membagikan hasil buatannya kepada tetangga. Ternyata banyak yang menyukai, hingga akhirnya ia memberanikan diri untuk menjualnya secara lebih luas.
“Awalnya suka bikin roti, terus saya coba bagikan ke tetangga. Banyak yang suka dan pesan, akhirnya saya coba jualan,” ungkap Dwi Ariya selaku pemilik Dapoeruwik saat ditemui Selasa (24/06/2025).
Selain bolen, Dapoeruwik juga menyediakan menu lain yang tidak kalah diminati. Salah satu yang menjadi andalan adalah roti gulung abon, yang juga menjadi best seller di samping bolen smokedbeef.
Produk bolen smoked beef dijual dengan harga sekitar Rp65.000-Rp70.000 per kemasan isi 10. Menurut pemilik, harga tersebut setara dengan kualitas bahan premium yang digunakan, serta isian daging yang padat dan cita rasa sausnya yang khas.
“Bolen kami memakai bahan premium, isiannya padat, dan saus racikannya beda dari yang lain,” jelasnya.
Hingga kini, usaha Dapoeruwik masih dikelola oleh keluarga. Seluruh proses produksi hingga pemasaran dilakukan sendiri secara mandiri tanpa tenaga dari luar.
Respon pelanggan terhadap bolen smoked beef pun sangat positif. Banyak yang awalnya penasaran, lalu akhirnya menjadi pelanggan tetap setelah mencicipinya.
Karena belum memiliki toko fisik, pemesanan bolen Dapoeruwik saat ini dilakukan secara online atau sistem pre-order. Pelanggan dapat menghubungi langsung melalui media sosial, salah satunya akun Instagram resmi mereka di @dapoeruwik.id.
Salah satu tantangan yang dihadapi adalah meningkatnya harga bahan baku dan potensi tiruan dari pesaing yang melihat peluang rasa gurih ini.
Untuk saat ini, Dapoeruwik hanya beroperasi di Mojokerto. Namun, harapan untuk membuka cabang di kota lain tetap menjadi target ke depan.
“Insyaallah ke depannya kami ingin buka cabang di tempat lain,” ujar Dwi optimis. (Ceci)
