
Blora, Kabarterdepan.com – Hingga pertengahan tahun 2025, PT Pertamina EP Cepu Field belum melaporkan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) tahun 2024 kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora.
Berdasarkan data yang diperoleh wartawan Kabarterdepan.com, Pemkab Blora baru menerima laporan CSR dari 11 perusahaan dengan total 200 kegiatan CSR sepanjang 2024. Namun, Pertamina EP Cepu Field tidak termasuk di antaranya.
Padahal, selama dua tahun terakhir, Pertamina EP Cepu Field rutin melaporkan kegiatan CSR mereka. Pada tahun 2023, perusahaan ini mencatatkan 5 kegiatan CSR, sedangkan pada tahun 2022 terdapat 4 kegiatan CSR yang terealisasi.
Lima Kegiatan CSR Pertamina EP Cepu Field Tahun 2023:
1. Pelatihan dan Peningkatan Keterampilan Warga di Desa Pulo (Kedungtuban) dan Desa Ledok (Sambong), Blora.
2. Peningkatan Edukasi PHBS dan Pemenuhan Gizi Balita dan Ibu Hamil di Desa Sidorejo dan Bajo (Kedungtuban), Blora.
3. Program Pertanian 3 Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB) Tahap 5 di Desa Sidorejo dan Pulo (Kedungtuban), Blora.
4. Renovasi Poliklinik Desa Nglobo, Kecamatan Jiken, Blora.
5. Perbaikan Talud Sungai Desa Cabak, Kecamatan Jiken, Blora.
Untuk kegiatan CSR tahun 2022, data yang diterima tidak menyebutkan detail kegiatan, hanya jumlahnya. Selain itu, tidak ada informasi terkait anggaran CSR yang telah direalisasikan Pertamina EP Cepu Field di Kabupaten Blora.
Disisi lain, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Blora, Mahbub Junaidi, menyatakan bahwa Pertamina EP Cepu Field tidak pernah menyertakan rincian anggaran CSR dalam laporannya.
“Pernah saya konfirmasi ke pihak Pertamina EP Cepu Field, jawabannya, yang mengeluarkan data hanya pusat,” ujar Mahbub, Rabu (7/5/2025).
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Humas PT Pertamina EP Cepu Field, Sony Aditya, belum dapat memberikan keterangan resmi terkait laporan realisasi CSR di Kabupaten Blora.
Sebagai informasi, mengutip dari laman resmi Pertamina EP Cepu Field (pepc.pertamina.com) pada berita terkahir terkait catatan laba. Perusahaan plat merah itu, mencatatkan laba bersih tertinggi di lingkungan anak perusahaan Pertamina pada tahun 2018, dengan laba bersih lebih dari Rp 12 Triliun. (Fitri)
