
Blora, kabarterdepan.com – Manager Humas KAI Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang Franoto Wibowo mengatakan, pembatalan perjalanan Kereta Api (KA) Blora Jaya 227 dan 228 atau perjalanan Cepu-Semarang PP akan berlangsung hingga 5 Febuari 2025 mendatang.
Kebijakan tersebut diberlakukan karena proses normalisasi jalur KA di Km 32+5/7 antara Stasiun Karangjati dan Stasiun Gubug, Kabupaten Grobogan, masih berlangsung dan belum dapat dilalui secara aman.
“KA Blora Jaya 227 relasi Cepu-Semarang dan KA Blora Jaya 228 relasi Semarang-Cepu dibatalkan sementara hingga rabu 5 Februari,” ujar Franoto melalui keterangan tertulis, Kamis (30/1/2025).
Keselamatan dan Perjalanan Jadi Prioritas
Menurutnya, keselamatan penumpang dan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, jalur yang terdampak luapan air harus ditutup agar proses perbaikan dapat dilakukan secara optimal.
“Penutupan jalur ini berdampak pada perjalanan KA yang melintasi rute Semarang-Surabaya dan sebaliknya,” katanya.
Selain pembatalan perjalanan KA, Franoto mengungkapkan ada 16 parjalanan KA yang tidak dilayani di Stasiun Cepu hingga 5 Februari 2025. Kendati demikian, Stasiun Cepu masih melayani 10 perjalan KA.
“Adanya penerapan pola atau rute memutar beberapa KA tidak terlayani di Stasiun Cepu,” terang Franoto.
Disisi lain, Franoto menyebut imbas terkendalanya perjalanan kereta api akibat rusaknya jalur kereta di Kabupaten Grobogan. Tercatat ada ribuan pembatalan tiket KA dari stasiun Cepu.
“Pembatalan Tiket Stasiun Cepu dari 21 Januari hingga 30 Januari 2025 sebanyak 1.526 tiket,” ujar dia.
Ditambahkan, selain KA Blora Jaya, empat perjalan KA yang melintasi jalur yang rusak di Kabupaten Grobogan juga dibatalkan. Diantaranya KA Kedung Sepur (546) relasi Semarang-Ngrombo, KA Kedung Sepur (545) relasi Ngrombo-Semarang, KA Kedung Sepur (548) relasi Semarang-Ngrombo, KA Kedung Sepur (547) relasi Ngrombo-Semarang.
Atas pembatalan itu, Sebagai bentuk kompensasi bagi pelanggan yang terdampak, KAI menyediakan layanan pengembalian tiket secara penuh (100%) atau penjadwalan ulang perjalanan tanpa biaya tambahan. Selain itu, pelanggan yang mengalami keterlambatan perjalanan akan mendapatkan layanan service recovery sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat kondisi ini. Oleh karena itu, kami terus berupaya mempercepat penanganan dengan menggandeng berbagai pihak,” tambah Franoto.
Sebagai rincian, daftar perjalanan KA yang tidak melayani naik turun penumpang di Stasiun Cepu sampai dengan 5 Februari 2025, karena adanya pola operasi KA memutar atau pengalihan rute sebagai berikut :
1. KA Sembrani (61) relasi Surabaya-Jakarta.
2. KA Sembrani (62) relasi Jakarta-Surabaya.
3. KA Sembrani (63) relasi Surabaya-Jakarta.
4. KA Sembrani (64) relasi Jakarta-Surabaya.
5. KA Pandalungan (77) relasi Jember-Jakarta.
6. KA Pandalungan (78) relasi Jakarta-Jember.
7. KA Jayabaya (107) relasi Malang-Jakarta.
8. KA Jayabaya (108) relasi Jakarta-Malang.
9. KA Gumarang (129) relasi Surabaya-Jakarta.
10. KA Gumarang (130) relasi Jakarta-Surabaya.
11. KA Blambangan Ekspres (186) relasi Jakarta-Ketapang.
12. KA Blambangan Ekspres (185) relasi Ketapang-Jakarta.
13. KA Kertajaya (219) relasi Surabaya-Semarang.
14. KA Kertajaya (220) relasi Semarang-Surabaya.
15. KA Airlangga (235) relasi Surabaya-Jakarta.
16. KA Airlangga (236) relasi Jakarta-Surabaya.
Sementara untuk daftar perjalanan kereta api yang masih dilayani di Stasiun Cepu sebagai berikut :
1. KA Harina (125) relasi Surabaya-Bandung.
2. KA Harina (126) relasi Bandung-Surabaya.
3. KA Ambarawa Ekspres (231) relasi Surabaya-Semarang.
4. KA Ambarawa Ekspres (232) relasi Semarang-Surabaya.
5. KA Ambarawa Ekspres (229) relasi Surabaya-Semarang.
6. KA Ambarawa Ekspres (230) relasi Semarang-Surabaya.
7. KA Dharmawangsa Ekspres (132) relasi Jakarta-Surabaya.
8. KA Dharmawangsa Ekspres (131) relasi Surabaya-Jakarta.
9. Commuter Line Blorasura (440) relasi Cepu-Surabaya.
10. Commuter Line Blorasura (442) relasi Cepu-Surabaya. (Masrikin).
