
Sidoarjo, Kabarterdepan.com – SMP Al Muslim aktif melaksanakan kegiatan rutin bulanan, yaitu, Healthy Day di Lapangan Basket sekolah, Senin (20/1/2025).
Kegiatan tersebut, rutin dilakukan untuk memotivasi siswa dalam menerapkan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat. Di antaranya, bangun pagi, beribadah, olahraga, makan sehat dan bergizi, rajin belajar, bermasyarakat, dan menjalankan tidur cepat.
Pihak sekolah ingin peserta didiknya bisa melakukan minimal dua kebiasaan utama, yakni, olahraga dan makan sehat. Yang kali ini mereka lakukan secara serentak oleh seluruh peserta didik dan civitas sekolah.
Kegiatan kali ini SMA Al Muslim mengemas dengan tema Gizi Seimbang untuk Hidup Sehat. Yang berkolaborasi apik bersama Center for Health and Nutrition Education Counseling and Empowerment (CheNECE) Research Group dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga.
“Kegiatan ini, selaras dengan profil lulusan sekolah Living Healthy and Green yang bertujuan menciptakan generasi sehat, peduli lingkungan, dan bermental tangguh,” kata Kepala SMP Al Muslim Ika Sriyaningsih.
Untuk diketahui, bahwa kegiatan bertajuk Gizi Seimbang untuk Hidup Sehat tersebut, sekaligus ikut memperingati Hari Gizi Nasional 2025, dan mendukung program pemerintah: mewujudkan visi Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045.
Di mana, rangkaian kegiatan dimulai dengan senam bersama dipandu oleh tenaga pendidik sekolah, yakni, ustadz Rafi dan Ustadz Zein, dan melibatkan peran siswa kelas VII Abu Bakar Ash Shiddiq. Diikuti oleh seluruh civitas sekolah, dan dosen dan mahasiswa tamu, Departemen Gizi Unair, yang hadir memberikan edukasi seputar gizi seimbang.
Salah satu narasumber utama, Ira Suarilah menyampaikan materi tentang pentingnya gizi seimbang untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal. Juga, dibantu oleh salah seorang mahasiswa, Sasha A. Ramadhan yang berbagi wawasan tentang praktik gizi seimbang untuk kehidupan sehari-hari.
Dalam sesi itu, seluruh peserta diajak memahami pentingnya gizi seimbang melalui penyampaian materi, dan sesi tanya jawab interaktif.
Selanjutnya, para siswa menganalisis kandungan gizi bekal sarapan yang mereka bawa dari rumah. Dari bimbingan mahasiswa itulah peserta memasukkan data pada Google Form, menggunakan perangkat laptop atau handphone.
Di mana, hasil analisis ini diharapkan meningkatkan pemahaman para siswa tentang kebutuhan nutrisi tubuh dan memotivasi dalam membiasakan diri pola makan sehat.
Rangkaian kegiatan tersebut diakhiri dengan sesi refleksi bersama perwakilan siswa dan wali kelas. Pemberian apresiasi kepada dua peserta terbaik juga dilakukan. “Kami senang kegiatan ini berjalan lancar, dan siswa kami menyambut antusias dan mengikuti seluruh rangkaian acara, hingga ditutup makan bekal bersama,” terang Sriyaningsih.
Tak lupa, ia juga menekankan pentingnya membiasakan pola hidup sehat sebagai bekal di masa depan. “Semoga melalui acara semacam ini, selain membawa keberkahan, juga memberi pengalaman berharga bagi para siswa, dan bisa memotivasi pola hidup sehat di kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (*)
