Perempuan Penentu Peradaban: Bupati Blora Ajak Kaum Wanita Tampil Cerdas dan Mandiri

Avatar of Redaksi
Screenshot 20250428 200557
KHIDMAT : Bupati Blora memberikan pesan-pesan pada perayaan hari Kartini. (Fitri/kabarterdepan.com)

Blora, Kabarterdepan.com – Bupati Blora, Arief Rohman, menegaskan pentingnya peran perempuan sebagai penentu masa depan peradaban. Hal ini ia sampaikan saat menghadiri seminar perayaan Hari Kartini ke-146 tahun 2025, yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora pada Kamis (24/4/2025).

Mengusung tema “Dengan Semangat Kartini, Perempuan Blora Harus Cerdas, Lugas, dan Mandiri”, seminar tersebut menjadi momentum refleksi terhadap tantangan yang masih dihadapi perempuan, mulai dari akses pendidikan, dunia kerja, perlindungan hukum, hingga partisipasi dalam pengambilan keputusan.

“Mari bersama-sama membuka lebih banyak ruang partisipasi, menolak segala bentuk diskriminasi, dan memastikan setiap perempuan dapat tumbuh dan berdaya, dari mana pun ia berasal,” tegas Arief Rohman.

Bupati Blora berharap, semangat perjuangan Kartini mampu menginspirasi perempuan di Kabupaten Blora untuk terus berjuang menyalakan obor perubahan.

Menurut Arief, pemerintah perlu hadir dan aktif mengambil peran dalam mendukung keterlibatan perempuan di berbagai sektor kehidupan. Perempuan, lanjutnya, memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kualitas generasi penerus bangsa.

“Baik dan berkualitasnya seorang ibu akan menciptakan masa depan peradaban yang lebih baik,” ungkapnya.

Arief juga menekankan bahwa dari tangan perempuan yang cerdas, visioner, dan penuh kasih sayang, akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang berkarakter kuat.

“Perempuan adalah sosok ibu sekaligus role model bagi anak-anaknya. Masa depan dan arah peradaban manusia sangat bergantung pada kualitas perempuan,” tambahnya.

Sebagai penutup, Bupati Blora mendorong para perempuan untuk terus meningkatkan kemampuan diri secara profesional, memiliki motivasi kuat, komitmen, dan keberanian untuk maju dan mandiri.

“Jauhilah budaya ketergantungan kepada orang lain. Banggalah dengan profesi masing-masing dan kuasai bidang yang ditekuni, tanpa mengabaikan kodrat mulia sebagai ibu dan istri di rumah,” pesan Arief Rohman. (Fitri)

Responsive Images

You cannot copy content of this page