Perbandingan Spesifikasi Vivo V40 Pro vs iQOO 12, Mana yang Paling Unggul?

Avatar of Lintang
WhatsApp Image 2024 08 09 at 9.13.00 AM
Kolase potret Vivo dan iQOO

Teknologi, Kabarterdepan.com – Vivo baru saja meluncurkan ponsel pintar seri V40, dengan model V40 Pro sebagai produk unggulan. Ponsel ini memasuki pasar yang kompetitif dengan pesaing kuat dari Xiaomi, Oppo, dan bahkan sub-mereknya sendiri, iQOO. Bagaimana perbandingan Vivo V40 Pro dengan produk sub-mereknya sendiri, iQOO 12?

Kedua ponsel ini memiliki kisaran harga yang sama, tetapi memenuhi kebutuhan yang berbeda. Jadi, ponsel Vivo mana yang menonjol? Mari kita bahas spesifikasi, fitur, dan performanya.

Desain dan Badan

Sekilas, Vivo V40 Pro dan iQOO 12 memiliki desain yang mirip dengan bagian depan dan belakang berbahan kaca. Vivo V40 Pro sedikit lebih ringan dengan berat 192 gram dibandingkan dengan iQOO 12 yang beratnya 198,5 hingga 203,7 gram.

Meskipun perbedaan berat ini mungkin tampak kecil, namun hal ini membuat perangkat Vivo terasa sedikit lebih nyaman digenggam. Profil V40 Pro yang lebih tipis (7,6 mm) menambah kenyamanan ini.

Sementara itu, iQOO 12 memiliki rangka aluminium yang mungkin terasa lebih kokoh, tetapi lebih tebal, yakni 8,1 mm atau 8,4 mm. Selain itu, peringkat IP68/IP69 V40 Pro memberikan perlindungan yang lebih unggul terhadap debu dan air, dibandingkan dengan peringkat IP64 iQOO 12 yang terbatas pada kemampuan tahan debu dan cipratan air.

Jika Anda membutuhkan ponsel yang dapat bertahan di lingkungan yang lebih keras, Vivo V40 Pro memiliki keunggulan yang jelas.

Tampilan

Kedua ponsel pintar ini memiliki layar AMOLED berukuran 6,78 inci dengan resolusi 1260 x 2800 piksel dan rasio aspek 20:9, yang menghasilkan kerapatan 453 ppi yang tajam. Vivo V40 Pro memberikan kecerahan puncak 4500 nits, mendukung HDR10+, dan menawarkan kecepatan refresh 120Hz, yang memastikan konten yang cerah dan pengguliran yang lancar.

iQOO 12 melangkah lebih jauh dengan layar LTPO yang menawarkan kecepatan refresh lebih tinggi, yakni 144Hz. Meskipun tingkat kecerahan puncaknya, yakni 3000 nits, lebih rendah dari Vivo V40 Pro, namun seharusnya masih cukup untuk penggunaan di luar ruangan atau menonton konten HDR10+.

Kinerja dan Perangkat Lunak

Untuk performa, Vivo V40 Pro ditenagai chipset MediaTek Dimensity 9200+, sedangkan iQOO 12 dibekali Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3.

Kedua chipset tersebut menggunakan proses 4nm untuk efisiensi dan daya, tetapi Snapdragon 8 Gen 3, dengan inti Cortex-X4 yang canggih, dapat menghadirkan performa yang sedikit lebih baik dalam tugas-tugas yang membutuhkan CPU intensif dan bermain game dibandingkan dengan Dimensity 9200+.

Selain itu, iQOO 12 memanfaatkan RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.0, yang menawarkan kinerja unggul serta kecepatan baca dan tulis yang lebih cepat daripada RAM LPDDR4X dan penyimpanan UFS 3.1 di Vivo V40 Pro.

Kedua ponsel ini menjalankan sistem operasi Android 14 dengan Funtouch 14 OS, tetapi iQOO 12 memiliki keunggulan dalam hal dukungan perangkat lunak.

Ponsel ini akan menerima pembaruan Android selama tiga tahun dan patch keamanan selama empat tahun, sedangkan Vivo V40 Pro hanya terbatas pada pembaruan OS utama selama dua tahun dan pembaruan keamanan selama tiga tahun.

Kamera

Mengenai perangkat keras kamera, Vivo V40 Pro memiliki tiga kamera di bagian belakang, dengan tiga sensor 50MP: sudut lebar, telefoto dengan zoom optik 2x, dan ultrawide.

Ponsel ini memiliki optik Zeiss dan lampu kilat Ring-LED menambah daya tariknya, terutama bagi pengguna yang tertarik pada fotografi cahaya rendah dan reproduksi warna yang konsisten.

Kamera depannya juga mengesankan, dengan sensor 50MP yang mampu merekam video 4K, yang bisa menjadi nilai tambah bagi para pembuat konten.

iQOO 12 juga dilengkapi dengan tiga kamera, tetapi dengan spesifikasi yang berbeda. Sensor utamanya adalah sudut lebar 50MP, disertai lensa telefoto periskop 64MP dengan zoom optik 3x dan lensa ultrawide 50MP. Namun, kamera depannya lebih sederhana, yakni 16MP.

Baterai dan Pengisian Daya

Kapasitas baterai dan kecepatan pengisian daya merupakan perbedaan utama kedua ponsel ini. Vivo V40 Pro memiliki baterai 5500 mAh yang lebih besar, menawarkan sedikit keunggulan dalam hal daya tahan dibandingkan baterai 5000 mAh milik iQOO 12.

Namun, iQOO 12 unggul dalam kecepatan pengisian daya dengan pengisian daya kabel 120W, yang relatif lebih cepat daripada V40 Pro yang 80W. Jika pengisian daya cepat penting bagi Anda, iQOO 12 akan mengembalikan daya penuh lebih cepat, menjadikannya pilihan yang lebih praktis bagi pengguna berat.

Konektivitas dan Fitur Tambahan

Kedua ponsel pintar ini dilengkapi dengan berbagai pilihan konektivitas terkini. Vivo V40 Pro dilengkapi dengan dukungan Wi-Fi 7, Bluetooth 5.3, dan NFC, yang menjadikannya pilihan yang siap untuk masa depan untuk sebagian besar kebutuhan konektivitas nirkabel.

Ponsel ini juga dilengkapi dengan berbagai sistem penentuan posisi, termasuk GPS, GALILEO, GLONASS, QZSS, BDS, dan NavIC, yang melayani berbagai pasar global.

iQOO 12, meski serupa dalam banyak hal, menawarkan beberapa fitur tambahan yang mungkin menarik bagi pengguna tertentu. Fitur tersebut meliputi Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4 dengan aptX HD dan Snapdragon Sound, serta port inframerah.

Kesimpulan

Baik Vivo V40 Pro maupun iQOO 12 menawarkan paket yang menarik, tetapi daya tariknya bergantung pada prioritas pengguna. Vivo V40 Pro condong ke desain yang lebih canggih dengan penekanan pada daya tahan, masa pakai baterai, dan kinerja yang seimbang.

Sebaliknya, iQOO 12 menyasar pengguna yang mengutamakan daya murni, pengisian daya lebih cepat, dan fitur kamera canggih. Pilihan antara kedua perangkat ini pada akhirnya bergantung pada preferensi dan pola penggunaan masing-masing individu. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page