
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Ibadah dan Perayaan Natal hari kedua di Gereja Bethel Tabernakel (GBT) Kota Mojokerto berlangsung meriah dengan suasana penuh sukacita dan berlimpah doorprize, Minggu (22/12/2024). Ibadah Natal yang diadakan di Royal Regency Hall Lt. 2, mengusung tema “Surya Pagi Melawat Kita”.
Dalam khotbahnya, Ps. Stefanus Gunawan menjelaskan bahwa tema Natal kali ini diambil dari Lukas 1:78, yang merupakan bagian dari nyanyian syukur Zakaria atau yang dikenal sebagai Benedictus.
“Surya pagi mengingatkan kita bahwa Allah selalu menepati janji-Nya melalui Kristus. Dalam terang Yesus, ada pengharapan di tengah kegelapan, dan ini adalah bukti bahwa Allah peduli,” ujar Ps Stefanus dengan penuh semangat.

Ia menambahkan, Lukas 1:76 dan Yohanes 1:29-30, bahwa Yesus adalah Surya pagi yang memberikan jalan keselamatan kepada umat manusia. Dalam tema ini, simbol terang memiliki tiga makna penting.
“Pertama, terang yang menggenapi janji Allah sebagaimana dinubuatkan dalam Maleakhi. Kedua, simbol terang yang mengalahkan kegelapan. Ketiga, simbol terang yang menjadi bukti nyata kepedulian Allah terhadap umat-Nya,” jelas Ps Stefanus.
Ps Stefanus juga memberikan relevansi tema ini bagi kehidupan Kristen saat ini. “Tuhan tidak pernah gagal menggenapi janji-Nya, seperti tertulis di Yesaya 55:11. Dalam Yesus, ada kemenangan atas dosa dan kegelapan, sebagaimana dalam Kisah Para Rasul 26:18. Selain itu, Allah peduli kepada umat-Nya, seperti tertulis di 1 Petrus 5:7 (TL),” tambahnya.

Setelah khotbah, acara dilanjutkan dengan prosesi malam kudus. Api kecil dinyalakan sebagai simbol terang Yesus yang menyinari dunia.
Keseruan berlanjut dengan drama bertema Natal serta penampilan dari berbagai kelompok jemaat. Puncaknya, sorak-sorai jemaat memenuhi ruangan ketika doorprize dibagikan.
Di akhir acara, Ps Stefanus menyampaikan rasa syukurnya. “Kami sangat bersyukur bisa merayakan Natal dengan pertolongan Tuhan serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan kepolisian. Natal kali ini penuh sukacita dan damai. Tuhan Yesus memberkati,” pungkasnya. (Steven/*)
