IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Penyebab Tungku Smelter Morowali Meledak, Korban Capai 59 Orang

Avatar of Jurnalis : Muzakki - Editor : Ano
Detik-detik tungku smelter terbakar di Morowali, Minggu (24/12/2023). (X @Meta80ki)
Detik-detik tungku smelter ITSS terbakar di Morowali, Minggu (24/12/2023). (X @Meta80ki)

Morowali, Kabarterdepan.com – Tungku Smelter milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) meledak, Minggu (24/12/2023).

Data terbaru, korban ledakan itu mencapai 59 orang. 13 orang diantaranya meninggal dunia, sedangkan sisanya mengalami luka-luka.
Penyebab meledaknya tungku smelter tersebut saat dilakukan perbaikan oleh para pekerja. Ledakan maut tersebut terjadi di tungku smelter 41 di area kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).

Responsive Images

“Informasinya itu lagi perbaikan, posisinya dalam perbaikan,” ujar Kapolsek Bahodopi Ipda Edy Cahyono.

Perbaikan dengan melakukan pengelasan itu kemudian menyebabkan ledakan sehingga sejumlah pekerja menjadi korban.

“Itu jam 05.30 Wita kejadiannya (mulai terjadi ledakan)” kata Edy.

Sementara itu, Media Relations Head PT IMIP Dedy Kurniawan melaporkan data korban ledakan mencapai 59 orang. Rinciannya sebanyak 13 orang tewas dan 46 lainnya mengalami luka-luka.

“Jumlah korban meninggal yang terkonfirmasi saat ini sebanyak 13 orang. Sementara itu, sebanyak 46 korban terluka umumnya disebabkan karena terkena uap panas,” kata Dedy, Minggu (24/12/2023).

Dijelaskannya, tungku smelter 41 awalnya ditutup untuk operasi pemeliharaan. Namun ketika akan dilakukan perbaikan terdapat sisa slag atau terak dalam tungku yang keluar.

Ketika dilakukan perbaikan, sisa slag itu bersentuhan dengan barang-barang yang mudah terbakar di lokasi. Kemudian dinding tungku runtuh dan sisa terak besi mengalir keluar menyebabkan kebakaran.

“Akibatnya, pekerja yang berada di lokasi mengalami luka-luka hingga korban jiwa,” ujarnya.

Meski demikian, imbuh Dedy, tidak ada tabung oksigen yang ikut terbakar dan meledak. Pihak PT IMIP juga terus berkoordinasi dengan berbagao pihak. Di antaranya safety tenant, satuan pengamanan objek vital nasional (PAM Obvitnas) kawasan IMIP, Polda Sulteng, Danrem Tadulako dan jajaran pemerintah Kecamatan Bahodopi dan Kabupaten Morowali. (*)

Tinggalkan komentar