Penyakit Jantung Ditandai Keringat di Telapak Tangan? Cek Faktanya!

Avatar of Lintang
Ilustrasi telapak tangan berkeringat yang sering dikaitkan dengan penyakit jantung. (Freepik)
Ilustrasi telapak tangan berkeringat yang sering dikaitkan dengan penyakit jantung. (Freepik)

Kesehatan, Kabarterdepan.com – Telapak tangan berkeringat, bagi sebagian orang, sering dianggap sebagai salah satu indikasi adanya masalah kesehatan serius, yakni penyakit jantung.

Anggapan ini begitu melekat di masyarakat, sehingga tak jarang memicu kekhawatiran yang tidak beralasan. Namun, benarkah demikian secara medis?

Untuk menjawab kekhawatiran ini, dr. Deddy Hermawan Susanto, SpJP(K), FIHA., FAsCC., FAPSC., seorang spesialis jantung dan pembuluh darah dari Rumah Sakit Siloam Lippo Village, memberikan penjelasan yang mencerahkan.

Apakah Telapak Tangan Sering Berkeringat Tanda Penyakit Jantung?

Menurutnya, pemahaman yang menghubungkan tangan yang mudah berkeringat dengan penyakit jantung tidaklah benar. Anggapan tersebut hanyalah mitos belaka.

Dokter Deddy menjelaskan bahwa tangan atau telapak tangan yang mudah berkeringat terjadi karena hiperhidrosis yang mungkin disebabkan karena cuaca panas, stres, bahkan rasa cemas.

“Tangan suka keringatan berhubungan dengan sakit jantung sebenarnya mitos. Kalau suka keringetan di tangan itu karena metabolismenya tinggi. Sebenarnya tidak ada berkaitan langsung dengan penyakit jantung,” terang dr Deddy.

Melansir dari Mayo Clinic dan Healthline, Senin (22/9/2025), hiperhidrosis bisa terjadi pada tangan, kaki, ketiak, atau wajah. Banyak faktor yang dapat memengaruhi hal ini, selain lingkungan yang panas, olahraga, hingga merasa cemas atau stres.

Meskipun hanya sekadar keluar keringat pada tubuh, hiperhidrosis juga perlu mendapatkan pertolongan serius ketika menunjukkan beberapa tanda seperti pusing, lalu nyeri di dada, tenggorokan, rahang, lengan, bahu, kulit terasa dingin, hingga denyut nadi cepat.

Penggunaan antiperspiran bisa dipilih untuk menghentikan keringat yang berlebih di area tubuh, termasuk tangan. Antiperspiran bekerja dengan cara mengurangi kelembapan.

Tak hanya itu, bisa menggunakan baking soda atau soda kue karena bersifat basa. Bahan ini dapat mengurangi keringat dan membuat keringat menguap dengan cepat.

Campurkan beberapa sendok teh soda kue dengan air hingga membentuk pasta. Gosokkan pasta tersebut ke tangan selama sekitar lima menit, lalu cuci. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page