
Bekasi, Kabarterdepan.com – Transportasi massal semakin menjangkau lebih banyak wilayah, termasuk bus yang menghubungkan Kota Bekasi dengan daerah sekitarnya seperti Jakarta. Namun, sarana dan prasarana pendukungnya masih perlu terus diperbaiki untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.
Di Komsen Jatiasih, pada siang dan pagi hari kemarin, penumpang yang menunggu bus Transjakarta rute B41 harus berlama-lama menunggu di pinggir jalan tanpa adanya halte yang memadai. Antrean bahkan mengular panjang pada jam sibuk pagi.
Dalam pantauan di lokasi tersebut, terdapat petugas yang berjaga dan memberikan informasi kedatangan bus melalui pengeras suara agar penumpang tidak ketinggalan.
Salah satu penumpang, Robby (27) asal Jatiasih mengungkapkan bahwa dirinya menggunakan transportasi massal ini setiap hari untuk bekerja di Jakarta.
Ia biasanya menitipkan motor di sekitar lokasi sebelum melanjutkan perjalanan dengan bus menuju berbagai tujuan mulai dari Tanjung Priok hingga Kebayoran Baru.
“Saat tiba di tempat, saya langsung melakukan tapping e-money, lalu bersama penumpang lain menunggu di tepi Jalan Raya Jatiasih,” ujarnya saat ditemui pada Rabu (25/2/2026).
Warga lain, Diana, menekankan pentingnya adanya halte yang dilengkapi tempat duduk agar penumpang lebih nyaman. Terutama saat cuaca tidak mendukung seperti hujan, di mana saat ini mereka hanya bisa mencari tempat berteduh seadanya.
“Sangat diharapkan ada halte yang nyaman. Kalau hujan, sekarang kita hanya bisa cari tempat teduh sembarangan,” katanya.
Di sisi lain, Ketua RW 10 Kelurahan Jatiasih, Wisnu Dwi Atmojo, yang juga memiliki warga pengguna Transjakarta, menyampaikan pandangan serupa.
Ia bahkan menyarankan agar titik pemberhentian tersebut direlokasi ke lokasi yang lebih lengang untuk mengatasi kemacetan yang sering terjadi pada pagi hari.
“Lokasi ideal yang kami usulkan adalah area taman sebelum pintu masuk tol Jakarta-Cikampek. Tempat tersebut lebih tidak padat dan bisa dimanfaatkan dengan baik untuk penumpang,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pengurus lingkungan siap membantu pemerintah dan akan mengusulkan rencana relokasi kepada pihak terkait seperti Dinas Perhubungan Kota Bekasi dan Jasamarga.

Rencana Pembangunan Halte Transjakarta
Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi mengakui bahwa pembangunan halte Transjakarta di area Komsen Jatiasih sudah menjadi rencana.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dishub Kota Bekasi, Soenaryo Utomo, menyampaikan bahwa anggaran untuk pembangunan masih dalam tahap perencanaan.
“Titik pemberhentian ini awalnya hanya dirancang sebagai bus stop sederhana, namun antusiasme penumpangnya sangat tinggi sejak diresmikan pada Mei 2025,” ujarnya.
Untuk pembangunan halte tersebut, Dishub berupaya tidak sepenuhnya mengandalkan APBD Kota Bekasi dan telah berhasil menggandeng pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Rencana selanjutnya adalah memindahkan titik pemberhentian saat ini ke lokasi baru di depan taman Jatiasih, sekitar 900 meter dari posisi saat ini, karena lokasi awal dinilai kurang memenuhi syarat untuk pembangunan halte permanen.
“Titik pemberhentian di Komsen Jatiasih adalah prioritas utama, dan kami tidak menutup kemungkinan akan membangun halte di titik lain sesuai dengan minat penumpang,” tegasnya. (Yanso)
