
Kota Mojokerto- kabarterdepan.com Masa angkutan lebaran tahun 2025 dimulai sejak Jumat (21/3/2025). Selama delapan hari, sebanyak 9.780 penumpang menggunakan kereta api di Stasiun Mojokerto.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.914 penumpang berangkat, sedangkan 4.956 penumpang turun di stasiun tersebut. Angka tersebut menunjukkan bahwa penumpang yang turun lebih banyak dibandingkan yang berangkat.
Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi 8 Surabaya, Luqman Arif, menyebutkan bahwa puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Jumat (28/3/2025) dengan jumlah 952 tiket terjual.
Sementara itu, puncak arus balik diprediksi pada Rabu (02/04/2025) dengan penjualan tiket sementara sebanyak 655.
“Data ini masih bisa berubah karena pembelian tiket dapat dilakukan secara daring hingga menjelang keberangkatan,” ujarnya,. Sabtu (30/3/2025).
Situasi Stasiun Mojokerto
Luqman juga menambahkan bahwa penumpang yang turun di Stasiun Mojokerto sebagian besar berasal dari Jakarta, Yogyakarta, Bandung, dan Ketapang.
“Kereta api dari kota-kota tersebut menjadi yang paling banyak membawa penumpang menuju Mojokerto,” tambahnya.
Selain itu, PT KAI mengimbau para penumpang untuk memperhatikan barang bawaan mereka agar sesuai dengan ketentuan.
“Setiap penumpang diperbolehkan membawa barang hingga 20 kilogram atau volume 100 desimeter kubik dengan dimensi maksimal 70x48x30 sentimeter tanpa biaya tambahan. Barang dapat ditempatkan di rak bagasi kereta,” jelas Luqman.
Jika penumpang membawa bagasi melebihi batas yang ditentukan, maka akan dikenakan biaya tambahan.
“Tarif kelebihan bagasi adalah Rp10.000 per kilogram untuk kelas eksekutif, Rp6.000 per kilogram untuk kelas bisnis, dan Rp2.000 per kilogram untuk kelas ekonomi,” kata Luqman.
Tak hanya itu, PT KAI juga melarang beberapa jenis barang demi keamanan dan kenyamanan perjalanan. Barang yang dilarang meliputi narkotika, bahan mudah terbakar, senjata tajam atau api tanpa izin, hewan peliharaan, serta barang berbau menyengat.
“Keselamatan dan kenyamanan adalah prioritas utama kami. Petugas akan melakukan pemeriksaan untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan ini. Kami mengajak seluruh pelanggan untuk mematuhi ketentuan barang bawaan agar perjalanan lebih nyaman, aman, dan lancar,” tutup Luqman Arif. (Ceci)
