
Mojokerto, Kabarterdepan.com – Momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) membawa dampak positif bagi bisnis kuliner khas Mojokerto, Bo Liem. Meski kenaikannya tidak signifikan, liburan ini berhasil meningkatkan penjualan dan pesanan, dengan onde-onde menjadi menu paling favorit.
Elly, Manajer Bo Liem, menjelaskan bahwa omzet usahanya mengalami kenaikan sekitar 10 persen dibandingkan hari biasa. Kenaikan ini, meskipun tipis, menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belanja masyarakat saat liburan.
“Ada kenaikan omzet sekitar 10 persen. Tidak terlalu besar, tetapi cukup terasa dibandingkan hari-hari biasa,” ujar Elly saat diwawancarai, Jumat (3/1/2025).
Selain kenaikan omset, jumlah pelanggan juga sedikit meningkat selama libur Nataru. Namun, Elly mengakui bahwa lonjakan jumlah pelanggan tidak sebesar yang diharapkan.
“Memang ada tambahan pelanggan, tapi tidak terlalu signifikan,” tambahnya.
Selama libur Nataru, onde-onde dan keciput menjadi menu yang paling banyak diminati pelanggan. Kedua camilan tradisional ini memang menjadi andalan Bo Liem dan selalu mendapatkan tempat di hati para pelanggan.
“Onde-onde adalah menu yang paling laris. Selain itu, keciput juga banyak dicari,” kata Elly.
Menariknya, mayoritas pelanggan yang datang selama liburan ini adalah kalangan ibu-ibu. Elly menjelaskan bahwa kelompok ini biasanya membeli dalam jumlah besar untuk dinikmati bersama keluarga atau sebagai oleh-oleh.
“Ibu-ibu menjadi pelanggan dominan kami saat libur Nataru. Mereka biasanya membeli dalam jumlah cukup banyak,” ungkapnya.
Meski permintaan meningkat, Bo Liem belum memberikan diskon khusus selama periode liburan ini. Elly mengungkapkan bahwa kebijakan diskon belum diterapkan, meski peningkatan pesanan, terutama untuk menu onde-onde, cukup signifikan.
“Belum ada diskon yang kami berikan saat libur Nataru kali ini,” ujarnya.
Terkait harapan atau pesan untuk para pelanggan, Elly mengatakan bahwa pihaknya tidak memiliki pesan khusus. Namun, ia menegaskan bahwa Bo Liem akan terus menjaga kualitas produk dan pelayanan untuk memuaskan para pelanggan.
Meskipun tidak terjadi lonjakan besar dalam omset maupun jumlah pelanggan, momen libur Nataru tetap menjadi waktu yang menguntungkan bagi Bo Liem. Dengan onde-onde sebagai primadona, bisnis kuliner khas Mojokerto ini terus mempertahankan eksistensinya di tengah persaingan pasar, sekaligus menjadi pilihan masyarakat untuk menikmati camilan tradisional selama liburan. (Firda*)
