Penjarahan Massa Sasar Rumah Pejabat, dari Ahmad Sahroni hingga Sri Mulyani

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2025 09 02 at 12.02.34 5e685fd1
Potret penjarahan rumah Ahmad Sahroni. (X)

Nasional, Kabarterdepan.com – Gelombang aksi massa yang awalnya berlangsung di depan Gedung DPR RI, Jakarta, berujung pada kericuhan besar.

Amarah masyarakat meluas hingga ke pemukiman beberapa pejabat, yang kemudian menjadi sasaran penjarahan. Sejumlah rumah pejabat publik, mulai dari anggota DPR hingga menteri, tidak luput dari aksi brutal massa.

Berikut deretan rumah pejabat yang dijarah massa:

1. Rumah Ahmad Sahroni

Rumah mantan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, didatangi massa, Jumat (29/8/2025).

Massa merusak rumah Ahmad Sahroni dan sejumlah mobil mewahnya yang terparkir di garasi. Mereka merusak pagar, lalu masuk secara bergerombol.

Sahroni yang dikenal sebagai “Crazy Rich Tanjung Priok” kehilangan koleksi berharganya seperti koleksi Iron Man, miniatur mobil F1, hingga koleksi tas branded istrinya.

Massa juga menjarah perabotan rumah tangga, meja, kursi, AC, kulkas, mesin cuci, hingga ijazah, surat tanah, dan kartu keluarga (KK) milik keluarga Sahroni.

2. Rumah Uya Kuya

Massa menjarah kediaman Uya Kuya di kawasan Jakarta Selatan, mengambil barang elektronik dan perabotan mewah, Sabtu (30/8/2025) malam.

Massa merusak pagar, memecahkan kaca jendela, lalu masuk ke dalam rumah. Perabotan dan barang elektronik dilaporkan raib. Kucing kesayangan Uya Kuya juga ikut dijarah. Uya Kuya sempat meminta kucingnya untuk dikembalikan.

3. Rumah Eko Patrio

Setelah kejadian di rumah Uya Kuya, kerumunan massa berpindah ke rumah Eko Patrio di Jakarta Timur, Sabtu (30/8/2025).

Aksi penjarahan di lokasi ini berlangsung lebih cepat karena pengamanan minim. Massa mengobrak-abrik garasi, membawa kabur kendaraan roda dua, serta merusak koleksi seni yang ada di dalam rumah Eko Patrio.

4. Rumah Sri Mulyani (Menteri Keuangan RI)

Rumah Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, tak luput didatangi massa. Kediaman rumah dinas Sri Mulyani di Jakarta Pusat ikut jadi sasaran, Minggu (31/8/2025) pagi.

Barang-barang dari dalam rumah Sri Mulyani tampak berserakan di halaman rumah. Sejumlah dokumen penting dan barang berharga dilaporkan hilang.

Kepolisian bersama TNI kini meningkatkan penjagaan di rumah-rumah pejabat negara lainnya untuk mencegah insiden susulan.

Sementara itu, para ketua umum partai politik telah mengambil langkah tegas terhadap anggota DPR masing-masing terhitung sejak 1 September 2025 telah mencopot jabatan yang telah menyampaikan pernyataan yang keliru. (Izhah)

Responsive Images

You cannot copy content of this page