
Semarang, Kabarterdepan.com – Kholidul Adib, pengamat politik dari Unibersitas Islam Negeri (UIN) Walisongo mengungkapkan kelompok zilenial (gen Z) dan milenial cenderung memilih Andika Perkasa-Hendrar Prihadi (Hendi) dengan elektabilitas 56,2 persen. Sedangkan Luthfi-Taj Yasin sebesar 43,8 persen.
Pihaknya mempertanyakan, kenapa bagi gen Z dan milenial pasangan Andika-Hendi mempunyai elektabilitas 56,2 persen sedangkan pasangan Luthfi-Taj yasin hanya 43,8 persen?
Adib menjelaskan Generasi z (zilenial) adalah mereka yang lahir pada tahun 1997-2012 yang pada tahun 2024 sekarang usia antara 15- 30.
“Mereka sekarang masih menjadi pelajar dan mahasiswa serta ada yang baru lulus kuliah dan mulai membangun rumah tangga dan memulai mencari pekerjaan,” ujarnya, Kamis (12/9/2024), di kampus UIN Walisongo, kawasan Tambak Aji Ngaliyan, Semarang.
Generasi ini, kata Adib, juga diwakili oleh kalangan mahasiswa yang melakukam demonstrasi besar pada akhir Agustus 2024 untuk mengkritik cawe-cawe Jokowi terhadap putusan MK dan menilai Jokowi lebih sibuk memikirkan karir politik anak-anaknya.
Sedangkan generasi milenial, lanjutnya, adalah mereka yang lahir tahun 1981-1996 yang sekarang usia 31 – 43 tahun yang rata-rata sudah menikah dan mulai mapan dalam bekerja atau minimal sudah tidak terlalu bergejolak batinnya dan lebih matang dengan segala bentuk realitas yang dihadapi.
“Namun sebagian besar kedua generasi ini mengalami gejolak batin dan ada yang sampai level kecemasan tinggi terhadap masa depan mereka sehingga muncul rasa kecewa kepada Pemerintah Jokowi,” ujar Adib.
Adib menegaskan, Gen Z menilai Pemerintahan Jokowi belum bisa menyejahterakan mereka dan belum dapat menjamin adanya lapangan kerja atau jaminan masa depan hidup mereka yang lebih baik setelah pandemic covid 19.
“Boro-boro Jokowi mikirin lapangan kerja buat mereka, sebaliknya Jokowi lebih sibuk mikirin karir politik keluarga (anak/menantu) dan kroni-kroninya semata dan hal itu yang tampak akhir-akhir ini dalam bentuk demonstrasi besar-besaran beberapa waktu lalu,” tandas Adib.
Di sisi yang berbeda, imbuh Adib, generasi millenial dan zilenial melihat sosok Andika-Hendi sebagai pihak di luar Jokowi sehingga menjadi tempat menaruh harapan agar mereka dapat memberikan solusi atas persoalan yang mereka hadapi.
“Pasangan Luthfi-Taj Yasin harus mampu menjawab kegelisahan generasi millenial dan zillenial agar dapat dukungan dari mereka,” tutup Adib. (Ahmad)
