
Surabaya, Kabarterdepan.com – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) resmi menjalin kerja sama dengan dengan Lokman Hekim University (LHU) asal Turki pada Senin, (14/10/2025).
Kerja sama ini diharapkan akan membuka jalan bagi pertukaran akademik, riset bersama, dan pengembangan program-program kesehatan antar kedua institusi.
Rektor Unusa Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng mengatakan LHU memiliki fasilitas klinik dan rumah sakit pendidikan yang memadai, termasuk Rumah Sakit Universitas dan Pusat Penelitian, serta Rumah Sakit Pengajaran/Praktik yang mendukung pelatihan klinis dan praktik langsung mahasiswa.
Hal ini tentu saja akan membawa banyak manfaat bagi mahasiswa dan dosen untuk memperoleh kesempatan magang, observasi klinik, atau studi di Lokman Hekim, begitu juga sebaliknya.
“Selain itu nanti juga ada kolaborasi riset kesehatan internasional, topik‐topik seperti epidemiologi, kesehatan masyarakat, keselamatan kerja, dan gizi, bisa menjadi fokus riset bersama,” jelas Achmad dalam keterangan tertulis, Senin (13/10/2025).
Lebih lanjut, dalam kerja sama yang terjalin dengan LHU juga berisi soal penyelenggaraan seminar, konferensi, simposium, dan kuliah umum Bersama; pertukaran buku, materi audio-visual, publikasi; penyelenggaraan kegiatan budaya dan pendidikan Bersama; serta fasilitasi kunjungan ke situs pendidikan, ilmiah, dan budaya untuk tujuan akademik.
“Pengembangan kurikulum dan profesionalisasi merupakan yang juga ditandatangani dalam perjanjian itu. Adopsi best practices dari sistem pendidikan kesehatan Turki bisa memperkuat kurikulum di Unusa,” tambahnya.
Kerja Sama Instansi
Dengan kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan eksistensi dan kualitas pendidikan di Unusa, tidak hanya di level nasional tetapi juga di level internasional. Di era globalisasi ini kerja sama dengan instansi diberbagai negara dapat menjadi nilai tambah dengan adanya kolaborasi untuk pengembangan pendidikan.
“Dengan langkah ini, Unusa semakin membuka peluang bagi generasi tenaga kesehatan yang kompeten, global, dan siap menghadapi tantangan abad ke-21,” pungkasnya.
