Pemkot Semarang Gunakan Dana Perubahan APBD 2024 untuk Betonisasi Jalan Anjasmoro

Avatar of Redaksi
IMG 20240814 WA0058
Suwarto, Kepala Dinas PU Kota Semarang. (Ahmad Ali/kabarterdepan.com)

Semarang, Kabarterdepan.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) berencana melakukan betonisasi Jalan Anjasmoro Raya menggunakan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Suwarto di Semarang.

“Seperti saya sampaikan kemarin, selama ini Jalan Puri Anjasmoro Raya merupakan bagian aset yang dimiliki pengembang Puri Anjasmoro (PA). Sehingga perbaikan jalan merupakan wewenang dan tanggung jawab pengembang. PA baru menyerahkan minggu ini. Fasumnya PA itu dari Gerbang yang tengah sampai jalan Arteri,” kata Suwarto di kantornya, Rabu (14/8/2024).

Dengan penyerahan aset PA ke Pemkot Semarang, lanjutnya, maka Pemkot baru bisa menganggarkan untuk betonisasi pada perubahan APBD 2024.

“Tahap I dulu. Kami sudah merencanakan. Itu kan dulunya wewenang PA bukan milik Pemkot Semarang, sehingga harus diserahterimakan asetnya,” imbuhnya.

Suwarto menjelaskan, betonisasi akan berlangsung secara bertahap. Untuk tahap I akan dilakukan betonisasi dari gerbang PA menuju jalan Arteri Semarang.

Setelah selesai, lanjutnya, akan dilanjutkan dengan betonisasi dari gerbang PA sampai ke rel kereta.

“Jadi rencana nanti di perubahan dianggarkan untuk administrasi di sana. Masuk betonisasi pakai anggaran perubahan,” sebutnya.

Betonisasi juga memerlukan proses, hal ini lantaran di jalan tersebut masih berupa paving dan harus dibongkar terlebih dahulu sebelum betonisasi.

“Harus dikupas dulu pavingnya untuk kemudian diganti beton. Dari dulu kan jalan Puri itu dalam kondisi paving, terus diaspal, setelah rusak itu baru diserahkan Pemkot Semarang,” katanya.

Saat ini, pihaknya masih melakukan penghitungan Detail Engineering Design (DED) dan pembuatan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Posisinya berubah, dulunya kan rencana kami betonisasi dari jalan Siliwangi ke rel kereta namun karena ramai di medsos maka kami pindah geser ke sana,” ujarnya.

Pihaknya memastikan betonisasi di anggaran perubahan itu bisa segera terlaksana.

“Sebentar lagi, paling tidak September bisa realisasi. Harapannya bisa cepat. Ini kan sudah pertengahan Agustus. Kan baru diserahkan, setelah itu baru bisa dibangun,” papar dia.

Suwarto menambahkan, selain di Jalan Anjasmoro Raya, ada beberapa betonisasi ruas jalan yang diajukan di APBD Perubahan. Diantaranya pengecoran jalan dan saluran di Medoho. Ada juga betonisasi Jalan Gebang Anom di Genuk serta Jalan Tinjomoyo. (Ahmad)

Responsive Images

You cannot copy content of this page