Pemkot Mojokerto Selaraskan Usulan Warga dengan 9 Prioritas Pembangunan

Avatar of Redaksi
IMG 20250121 WA0024 scaled
Kepala Bapperida dan Sekda Kota Mojokerto saat menghadiri Musrenbang 2026 di Kelurahan Mentikan (Dila / Kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Pemerintah Kota Mojokerto terus mengawal perencanaan pembangunan agar sejalan dengan visi misi Walikota terpilih, Ning Ita dan Cak Sandi, yaitu 9 prioritas pembangunan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) Kota Mojokerto, Agung Moeljono Subagijo, mengungkapkan usulan pembangunan yang dihasilkan melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2026 akan diselaraskan dengan arah kebijakan tahun 2024-2026. Kebijakan ini akan disesuaikan dengan visi misi Walikota terpilih dan 9 prioritas pembangunan yang telah ditetapkan.

“Nanti akan kita selaraskan dengan arah kebijakan tahun 2024-2026, dari arah kebijakan ini akan kita sesuaikan dengan visi misi Walikota terpilih, ada 9 prioritas pembangunan, usulan ini akan kita sesuaikan dengan prioritas yang ada,” jelas Agung saat menghadiri Musrenbang di Kelurahan Mentikan, Selasa (21/1/2025).

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo, menyebutkan bahwa arah pembangunan kota ke depan akan mengacu pada visi misi Walikota terpilih yang telah ditetapkan dalam sidang paripurna sebelumnya.

“Walikota terpilih sudah mempunyai visi misi lima tahun ke depan yang harus dituangkan ke dalam dokumen perencanaan yang namanya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah atau disingkat RPJMD, yang sekarang di tahun ini sedang disusun,” jelas Gaguk.

Ia menekankan bahwa RPJMD merupakan dokumen strategis yang menjadi acuan utama dalam pelaksanaan pembangunan hingga 2026. Proses penyusunan dokumen ini melibatkan integrasi usulan masyarakat dari Musrenbang, kebijakan perangkat daerah, serta program-program dari pemerintah pusat.

Menurutnya, Musrenbang tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga pondasi untuk menyusun dokumen perencanaan jangka menengah yang akan memandu arah pembangunan ke depan.

“Memiliki arti yang sangat penting dan strategis di dalam mengusung program pembangunan di tahun 2026 karena isi dari pada program pembangunan termasuk usulan masyarakat melalui musrenbang, juga berisi tentang rencana program kegiatan yang bisa dilakukan oleh perangkat daerah atau dinas-dinas, termasuk program-program dari pemerintah pusat,” jelas Gaguk.

Ia juga menambahkan bahwa tanpa adanya proses Musrenbang, perencanaan pembangunan yang diharapkan tidak mungkin dapat terwujud.

Diketahui, pra-Musrenbang di Kelurahan Mentikan telah dilaksanakan pada 15 Januari 2025. Dalam kegiatan tersebut, Kelurahan Mentikan menghasilkan 50 usulan pembangunan, terdiri atas 41 usulan infrastruktur, 3 usulan ekonomi, dan 6 usulan pembangunan manusia.

Selain itu, alokasi anggaran tahun 2025 untuk Kelurahan Mentikan yang mencapai Rp938 juta, naik dari Rp767 juta di tahun 2024. Selain itu, perangkat daerah akan merelokasi APBD sebesar Rp1,90 miliar untuk berbagai kegiatan, seperti pelatihan, bantuan sosial, rehabilitasi, hingga pengaspalan jalan.

9 Prioritas Pembangunan Kota Mojokerto 2024-2026:

1. Perluasan lapangan pekerjaan melalui advokasi permodalan.

2. Peningkatan akurasi data terpadu untuk penanganan kemiskinan dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

3. Peningkatan kualitas layanan keluarga berencana.

4. Ketahanan pangan berbasis pemberdayaan masyarakat dan kerja sama antar daerah.

5. Pengembangan UMKM melalui wirausaha muda dan peningkatan kapasitas usaha mikro.

6. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di setiap unit pelayanan publik.

7. Peningkatan kualitas kebijakan pemerintah daerah.

8. Pengelolaan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) dan peran masyarakat dalam kebersihan lingkungan.

9. Penurunan risiko bencana melalui pemetaan wilayah rawan dan mitigasi.

Dengan penyesuaian ini, diharapkan pembangunan di Kelurahan Mentikan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus berkontribusi pada tercapainya visi Kota Mojokerto sebagai kota yang berdaya saing, berkelanjutan, dan berbasis kesejahteraan masyarakat. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page